PUSKOMINFO - Dua bocah berusia 10 tahun tewas dan tiga lainnya mengalami luka ketika bermain disaat hujan di lapangan basket Perumahan Palem Indah RT 02 RW 14 Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (29/10/2013) sekira pukul 13:15 WIB. Korban tewas dan luka diduga akibat tersengat arus listrik dari kabel PLN yang terkelupas.
Saat kejadian, kelima bocah kelas V SD Bintara 4 Bekasi itu tengah bermain hujan-hujanan di lapangan basket. Salah seorang bocah memegang tiang lampu dengan kabel yang terkelupas. Melihat temannya kejang-kejang kesetrum, bocah lainnya mencoba menolongnya, namun teman yang lainnya ikut tersengat listrik.
Petugas keamanan pos yang melihat kejadian tersebut langsung membawa korban ke klinik terdekat. Namun dua nyawa bocah tak tertolong dan meninggal dunia.
Diketahui, dua bocah yang meninggal dunia yakni Tasya Amil Fasya dan Erlina Putri Susilo. Sementara tiga lainnya yakni Sri Mulyani, Zilda Nur Haliza dan Rostika Fauzia mengalami luka dan mendapat perawatan di Klinik Sapta Mitra yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.
Kanit Reskrim Polsek Metro Duren Sawit, AKP Chalid Thayib mengatakan, korban tewas setelah memegang pagar besi yang teraliri listrik karena bersentuhan dengan kabel terkelupas.
"Ya, dugaannya pagar lapangan itu teraliri listrik," kata AKP Chalid saat dihubungi wartawan, Rabu (30/10/2013).
Terdapat dua titik sumber listrik yang diduga mengalir pada pagar. Titik pertama merupakan kabel besar yang bersentuhan dengan sebuah tiang besi yang menempel pada pagar. Titik kedua, merupakan aliran listrik yang berada di bagian bawah sebuah got. Listrik yang mengaliri dua titik tersebut langsung dipadamkan untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa.
"Dari bawah ada besi yang sepertinya terkoneksi pagar yang tertanam. Namun ini kita sudah koordinasikan dengan PLN," ujar AKP Chalid.
Atas kejadian tersebut, pihaknya telah memanggil ketua RW, penjaga pos keamanan di samping lapangan, dan juga warga yang pertama menolong para korban untuk dimintai keterangan.
"Kami juga telah berkordinasi dengan PLN untuk memeriksa kabel-kabel yang rusak agar tidak terulang kejadian serupa," ungkapnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar