Senin, 23 Desember 2013

Perampas Kalung Dihadiahi Timah Panas Polsek Metro Tambora


perampas
Selasa, 24 Desember 2013 14:46 WIB
PUSKOMINFO - Satu dari dua tersangka perampas kalung emas yang sering beraksi menggunakan sepeda motor di wilayah Tambora, ambruk setelah ditembak petugas Polsek Metro Tambora di daerah Jembatan Lima, Jakarta Barat, Selasa (24/12/2013) pagi.

Tersangka yang ditembak kaki kanannya bernama Ade Muhidin, 26 tahun. Sedangkan satu temannya bernama Imam Wahyudi dibekuk tanpa perlawanan.

Menurut Kapolsek Metro Tambora, Kompol Dedy Tabrani Sik, Msi, kawanan perampas kalung, tas atau handphone itu sering beraksi di wilayah Tambora.

”Mereka sudah target operasional kami, karena  mereka meresahkan masyarakat,” ujar Kapolsek didampingi Kanit Reskrin Iptu Wiradharma Jaya SH, Selasa (24/12/2013) siang.

Dua tersangka sebelum beraksi mencari mangsa sasarannya wanita. Mereka keliling, dan setelah ada yang diincar lalu dipepet dan kalung emas yang dipakai korban dirampas.

”Awalnya kami menangkap Imam Wahyudi dan setelah dikembangkan kembali membekuk Ade Muhidin residivis 2 kali masuk Rutan Salemba. Sudah 28 kali curas di Tambora," ujar Kapolsek.


Tersangka Ade Muhidin terpaksa ditembak kakinya karena mencoba melarikan diri saat akan ditangkap. "Keduanya jika berhasil merampas kalung langsung dijual di kawasan Senen, Jakarta Pusat." tambah Kapolsek.

Mohon Bantuan Pencarian, Sunardi Pergi Meninggalkan Rumah Sejak 18 Desember 2013


 
Selasa, 24 Desember 2013 14:36 WIB
PUSKOMINFO - Telah pergi meninggalkan rumah :
  • Nama : SUNARDI
  • Tp/Tgl Lahir : Pati 1966
  • Pekerjaan : Dagang
  • Agama : Islam
  • Alamat : Jl. Bromo Rt.03/07 Kel. Pesanggrahan Kec. Pesanggrahan Jaksel
Informasi yang diperoleh, sebelumnya SUNARDI berpamitan pergi ke toko di Pasar Pesanggrahan pada Rabu 18 Desember 2013 namun sampai saat ini ia belum kembali ke rumah.

Saat pergi meninggalkan rumah, SUNARDI menggunakan pakaian baju warna merah dan celana panjang warna hitam. Ciri-ciri fisik tinggi 165 cm, perawakan agak gemuk, kulit sawo matang dan rambut agak beruban.

Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaannya agar menghubungi Polsek Metro Pesanggrahan dinomor : 021 -73886887 atau ibu Wahyuningsih nomor : 08170972315.

Polresta Depok Tetapkan 3 Tersangka Unjukrasa di Depan Kantor Walikota Depok

Selasa, 24 Desember 2013 13:24 WIB
PUSKOMINFO - Penyidik Polresta Depok telah menetapkan tiga tersangka kasus unjukrasa di depan Kantor Walikota Depok, Senin (23/12/2013) kemarin. “Sesuai LP/2579/K/XII/2013/PMJ/Resta Depok, Ketiga tersangka itu adalah SBM, MS dan Jo.

SBM selain menjadi provokator juga sebagai pengguna shabu-shabu,”ujar Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim kepada wartawan, Selasa (24/12/2013).

Ketiga tersangka, kata Kasat, ditetapkan dengan pasal penganiayaan dan atau kejahatan terhadap penguasa umum Pasal 351 ayat 4 KUHP dan atau Pasal 213 ayat 1 KUHP.

Berdasar keterangan saksi, SBM terbukti bersalah telah memukul salah satu anggota polisi Bripka Hermando, satuan Shabara. Ia dipukul bagian wajah. “Saat itu tersangka berupaya menerobos masuk barikade anggota namun dihalangi oleh korban. Yang bersangkutan marah kemudian memukul korban dan mengenai wajah. Aksi ini redam setelah dilerai. SBM kami amankan usai unras, dan dua tersangka lainnya berupaya menghalangi maka kami tangkap,” paparnya.

Sebelumnya petugas menemukan alat hisap shabu-shabu berupa bong saat dilakukan pengerebakan di rumahnya, di daerah Rangkapan Jaya, Parung Bingung, Pancoran Mas, Depok, kemarin malam.

“Atas kecurigan petugas yang mengamankan demo, SBM ditangkap dalam keadaan mabuk. Atas kecurigaan itu petugas kemudian mengetes urinenya dan ternyata positif shabu,”ungkapnya.

Petugas Cleaning Service Tewas Akibat Terjepit Lift di Blok M Plaza

Selasa, 24 Desember 2013 12:43 WIB
PUSKOMINFO - Seorang petugas cleaning service bernama Muhammad Anwar, 35 tahun, tewas dalam kecelakaan lift kapsul berkaca transparan di Blok M Plaza, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (24/12/2013) pagi sekira pukul 09:00 WIB.

Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Anom Setiaji mengatakan korban bernama Muhammad Anwar, 35 tahun, warga Gang Mawar RT 11 RW 03 Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Korban merupakan karyawan PT. Primanusa Dutamas, yang mengerjakan membersihkan lift kaca Plaza Blok M.

Menurut keterangan saksi, rekan korban bernama Hasyim Azhari dan Agus Arianto, saat kejadian korban bersama kedua rekannya tengah menaiki lift. Tiba-tiba korban terjepit pinggiran lift yang sedang bergerak hingga terjatuh ke lantai basement. Korban tewas di lokasi kejadian akibat luka kepala pecah.

Peristiwa tersebut kini ditangani Polsek Metro Kebayoran Baru.

Edarkan Kupon Judi Togel, Tiga Lelaki Dibekuk Polsek Mauk

Selasa, 24 Desember 2013 11:52 WIB
PUSKOMINFO - Unit Reskrim Polsek Mauk menangkap tiga orang lelaki yang kedapatan mengedarkan kupon judi togel jenis pakong, ditangkap dirumahnya masing-masing di  wilayah Mauk Kabupaten Tangerang. Ketiga tersangka yakni SH, 32 tahun, SW dan ABD.

Kapolsek Mauk AKP Suhendar mengatakan,  bahwa penangkapan tersangka berawal dari adanya laporan warga yang merasa resah dengan kegiatan mereka.

“Untuk tersangka SH kami lakukan penangkapan di rumahnya di Kampung Kemiri Warakas, RT 01/01, dengan barang bukti uang tunai Rp 62 ribu, dua buku kupon judi togel, buku tafsir mimpi serta dua lembar kode pakong” kata Kapolsek, Selasa (24/12/2013).

Ditambahkan Kapolsek, bahwa tersangka SH ketika dilakukan penggerebekan di rumahnya sedang menulis kupon judi togel. Tidak berselang lama petugas juga berhasil melakukan penangkapan terhadap dua tersangka bandar judi togel, yakni SW dan ABD.
 
"Mereka diamankan petugas saat sedang menulis semua rekapan kupon judi di Kampung Tegal Kunir Lor, Mauk,” ujar Kapolsek.

Dijelaskan bahwa dari tempat penangkapan, petugas mengamankan uang tunai sebesar Rp 564 ribu serta buku kupon judi togel jenis pakong. “Menurut pengakuan tesangka mereka selain mengecerkan langsung kepada pemasang, juga bisa melalui ponsel yang masuk dalam kategori judi online,” jelas Kapolsek.

Menurut Kapolsek, untuk menekan praktek perjudian di wilayahnya, petugas selalu melakukan observasi keliling dengan menggunakan mobil patroli.

 “Untuk wilayah rawan kejahatan biasanya kami lakukan patroli sesering mungkin dan juga pada saat memasuki jam rawan seperti malam dan siang hari,” ujarnya.

Seorang WNA China Coba Bunuh Diri di Kantor UNHCR Jakarta

Selasa, 24 Desember 2013 11:28 WIB
PUSKOMINFO - Seorang perempuan warga negara China melakukan percobaan bunuh diri di Kantor UNHCR, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (23/12/2013). Upaya tersebut berhasil digagalkan polisi.

Yang An Li Hue Bei, 35 tahun, perempuan itu, datang ke kantor UNHCR bersama suaminya Xiang Tao Hue Bei, 45 tahun dan anak mereka yang berusia 4 tahun.

"Mereka adalah suami istri beserta seorang anak kecil berusia 4 tahun,"  ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Tatan Dirsan saat dihubungi wartawan, Senin (23/12/2013).

Polisi, kata AKBP Tatan, mendapat laporan sekira pukul 16:00 WIB. Saat itu Sang Isteri, Yang An Li Hue Bei, menempelkan sebilah pisau di nadinya di kantor UNHCR.

Lewat penerjemah, polisi bernegosiasi meminta perempuan itu membatalkan niatnya. Setelah negosiasi yang alot, Yang An Li menyerahkan pisau itu.

Selanjutnya, tutur AKBP Tatan, pasangan suami isteri itu meminta dipanggilkan taksi. Mereka pergi bersama anak mereka menggunakan taksi.

"Mereka enggak jadi bunuh diri. Mereka minta taksi kita kasih, tapi kita enggak tahu maunya apa, " katanya.

Tidak diketahui apa motif keluarga itu mencoba bunuh diri. Mereka juga tidak mengaku saat ditanya tempat tinggalnya.

Belasan Ribu Miras Dimusnahkan Polresta Bekasi Kota

Selasa, 24 Desember 2013 09:11 WIB
PUSKOMINFO - Dalam rangka menyambut tahun baru 2014, Polresta Bekasi Kota bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Bekasi, Jawa Barat memusnahkan barang bukti minuman keras (miras), di Mapolresta setempat, Senin (23/12/2013).  

Kali ini, Satuan Reserse Narkoba Polresta Bekasi Kota memusnahkan barang bukti miras sebanyak 16.463 botol berbagai merk, 3 drum plastik berisi miras oplosan, 3 ember plastik berisi miras oplosan serta 8 galon berisi miras oplosan.  

Barang bukti ini merupakan miras milik tersangka Lindon Limbong dan Suroso yang disita aparat kepolisian sejak Juli hingga Desember 2013.  

Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Priyo Widyanto mengatakan pihaknya memusnahkan sedikitnya dua kali melakukan pemusnahan miras yakni menjelang Lebaran dan Natal.  

"Saya meminta jajaran Polsek-polsek untuk setiap hari, wajib melakukan operasi miras di wilayahnya meski cuma mendapatkan satu botol, satu kantong plastik. Kita ingin wilayah Kota Bekasi, tetap kondusif. Sehingga peredaran miras yang dapat mengganggu Kamtibmas, harus dilakukan operasi miras setiap hari," ujar Priyo Widyanto.  

Barang bukti belasan ribu miras tersebut dimusnahkan dengan menggunakan kendaraan alat berat.  

"Semua miras yang dimusnahkan merupakan minuman beralkholol di atas 5 persen," ujar Kasat Narkoba Polresta Bekasi Kota, Kompol Sukardi.  

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang dapat menekan peredaran miras di Kota Bekasi.  

"Kota Bekasi sudah memiliki Perda memperkuat pelaksaan pemusnahan miras. Ke depan, pemerintah daerah semakin bersinergis dalam memberantas peredaran miras di Kota Bekasi," ujarnya.

Minggu, 22 Desember 2013

Hari Ini, Arus Lalu Lintas di Bintaro Permai Berlaku Satu Arah

Senin, 23 Desember 2013 09:41 WIB
PUSKOMINFO - Hari ini, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya akan memberlakukan Sistem Satu Arah (SSA), di kawasan Bintaro Permai, Pesanggrahan Bintaro, Jakarta Selatan.

Hal itu dilakukan untuk meminimalisir tingkat gangguan yang kerap terjadi di perlintasan kereta api Pondok Betung.

"Hari ini Kawasan Bintaro Permai diberlakukan Sistem Satu Arah (SSA)," tulis Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya dalam akun twitternya, Senin (23/12/2013).

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, Minggu (22/12/2013) mengatakan sistem satu arah itu akan berlaku pada ruas Jalan Bintaro Permai Raya, dari arah Barat menuju Timur (segmen perlintasan rel KA Ulujami sampai dengan Jalan RC Veteran) dan Jalan sejajar tol Jakarta-Tangerang (depan kampus Universitas Moestopo) dari arah Jalan RC Veteran menuju Jalan Bintaro Permai Raya.

Kata Udar, dengan adanya pemberlakukan sistem satu arah pada Jalan Bintaro Permai dan Jalan Sejajar Tol Jakarta-Tangerang tersebut, dan pengguna jalan yang ingin menuju Pondok Betung, Pondok Aren, Pesanggarahan, Ulujami yang selama ini dapat melalui Jalan Bintaro Permai diimbau agar melalui Jalan Kesehatan (via Tanah Kusir), atau melalui Jalan Ulujami Raya (via Cipulir) atau Jalan Mohamad Saidi Raya (via Kostrad).

Selain itu, untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan kenyamanan perjalanan Kereta Api, pada area di sekitar pintu perlintasan KA akan dipasang tanda pengecetan marka 'Yellow Box', marka tersebut menunjukkan area aman yang harus bebas dari antrean kendaraan sewaktu KA melintas.

Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hindarsono mengatakan akan bertindak tegas terhadap pelanggaran. Namun, untuk hari pertama pemberlakuan sistem satu arah baru akan memberikan pengertian kepada pengendara yang belum mengetahui kebijakan baru itu.

”Kami akan berjaga di lokasi sekitar pukul 06.00 untuk pemberlakuan satu arah. Kami belum bisa saklek karena ini baru hari pertama. Kami sosialisasikan dulu. Baru setelah itu kami lakukan penindakan,” katanya.

Lokasi Layanan SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 23 Desember 2013


Senin, 23 Desember 2013 08:36 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Senin, 23 Desember 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Ps Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  PTC Pulogadung
STNK: Ps Induk Keramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Seorang Pedagang Di Stasiun Depok Lama Tewas Tersambar Kereta

Senin, 23 Desember 2013 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Vivian, 44 tahun, seorang perempuan yang biasa berdagang di dekat satiun Depok Lama tewas tertabrak kereta api commuter line jurusan Jakarta-Bogor di perlintasan kereta Jl. Dewi Sartika RT 01/14 Kelurahan Depok, Pancoran Mas, Depok, Sabtu (21/12/2013) malam sekira pukul 22:00 WIB.

Informasi petugas Polsek Pancoran Mas mengatakan Vivian, perempuan asal Singkawang, Kalimantan Barat itu adalah seorang pedagang di dekat stasiun Depok Lama. Saat kejadian, korban baru akan pulang ke kediamannya di kawasan Dewi Sartika. Diduga tidak berhati-hati, ketika menyeberang rel dan saat itulah dia tertabrak kereta api jurusan Jakarta-Bogor.

Akibatnya, Vivian mengalami luka berat di kepala dan lecet di sekujur tubuhnya. Korban tewas seketika di lokasi kejadian.

Oleh petugas, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Yuda, Depok, untuk dilakukan visum. Kasus ditangani Polsek Pancoran Mas.

Ayah dan Anak Tewas Tertabrak Kereta Api di Bongkaran Tanah Abang

Senin, 23 Desember 2013 07:56 WIB
PUSKOMINFO - Seorang ayah dan anaknya tewas tertabrak kereta rel listrik (KRL) jurusan Tanah Abang-Manggarai di perlintasan Gedung Hijau, Bongkaran RT 17/14 Kelurahan Kebon Melati, Tanah abang, Jakarta Pusat, Sabtu (21/12/2013) pagi sekira pukul 10:15 WIB. Sang ayah hendak menolong anaknya yang akan tersambar kereta namun ikut tertabrak hingga keduanya meninggal dunia di lokasi.

Informasi dari Polsek Metro Tanah Abang, saat kejadian seorang anak bernama Eko Yulianto, 12 tahun, yang akan menyeberang perlintasan yang tidak jauh dari rumah korban, tiba-tiba melintas kereta rel listrik dari arah Tanah Abang menuju Manggarai. Eko kemudian tertabrak dan terseret sejauh 25 meter.

Sebelum Eko tertabrak, ayah korban, Fahroji, 45 tahun, melihat anaknya yang akan tertabrak kereta, Fahroji berlari dan berteriak hendak menolong anaknya. Nahas, Fahroji  pun tersambar kereta yang sama hingga luka di kepala pecah. Kedua korban tewas seketika di lokasi kejadian.

Peristiwa ditangani Polsek Metro Tanah Abang.

Pencuri Spesialis Rumsong di Kembangan Gondol Uang dan Perhiasan Total Rp 1 Miliar

Senin, 23 Desember 2013 07:36 WIB
PUSKOMINFO - Aksi pencurian di rumah kosong (rumsong) kembali terjadi. Pada Minggu (22/12/2013) kemarin, kawanan pencuri berhasil menggondol uang dan perhiasan hingga Rp 1 miliar, di rumah warga di Jalan Penyelesaian Tomang IV, Blok 69, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

Hal itu dikatakan oleh anak pemilik rumah, Aniq Tasya, 19 tahun, kepada petugas Polsek Metro Kembangan, Minggu (22/12/2013).

Kepada petugas, Aniq Tasya menjelaskan ketika ia baru pulang ke rumah, orang tuanya sedang tidak ada di rumah. Setelah ia masuk ke dalam kamar orang tuanya, Aniq mendapati lemari baju orang tuanya dalam keadaan berantakan, jendela dalam keadaan rusak dan isi brankas telah hilang.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Kembangan. Korban mengatakan kehilangan uang sebesar Rp 500 juta dan perhisan emas, seluruh kerugian mencapai Rp. 1 miliar.

Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Polsek Metro Kembangan.

Sabtu, 21 Desember 2013

Penerus Jenderal Hoegeng Itu Masih Ada



Minggu, 22 Desember 2013 11.30 Wib
PUSKOMINFO  - Sikap Inspektur Dua (Ipda) Basuki Rahmat patut diacungi jempol. Perwira pertama yang bertugas di Polsek Tanah Abang ini menolak 'uang bensin' ketika salah seorang warga memintanya membantu mencarikan telepon genggam warga tersebut yang hilang.

Adalah Bobi, nama warga tersebut. Pegawai swasta yang berkantor di bilangan Jl MH Thamrin ini baru menyadari ketika telepon genggam yang biasa berada di saku celananya tidak ada setelah turun dari Bajaj, Sabtu (21/12/2013), sekitar pukul 18.00 WIB.

Bobi akhirnya berpikir bagaimana caranya agar telepon yang berisi data-data pekerjaan dan kerabat itu dapat kembali ke tangannya. Akhirnya, dia mendatangi Polsek Tanah Abang, di Jalan Karet Pasar Baru Barat. Kelurahan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

"Awalnya saya pesimis, apakah polisi mau membantu mencari HP saya yang hilang, di tengah kesibukan anggota Polsek yang fokus menjaga Kamtibmas Natal dan Tahun Baru. Apalagi ini hilang, bukan kecopetan, atau kasus jambret, tetapi ketinggalan di Baja di daerah Sarinah," tulis Bobi dalam surat elektronik yang diterima detikcom, Minggu (22/12/2013).

Sesampainya di Polsek Tanah Abang, Bobi langsung berhadapan dengan Ipda Rahmat. Dia menceritakan peristiwa nahas yang menimpanya itu. Dia pun menjelaskan kondisi telepon genggamnya dimana teknologi GPS tersambung dengan laptopnya.

Ipda Basuki pun akhirnya menyanggupi menolong Bobi. Dia dibantu seorang staf Polsek berkeliling Jakarta mencari telepon genggam dengan menggunakan ojek.

Usaha gigih ketiganya rupanya membuahkan hasil. Sinyal GPS menunjukan posisi telepon tersebut di sebuah kawasan padat penduduk di wilayah Petamburan, sekitar pukul 00.00 WIB

"Sebelum itu saya sempat lesu dan resah, karena daerah yang dituju wilayah kumuh pinggir rel kereta yang sangat padat penduduk. Bagaimana cara mencarinya?" ungkap Bobi.

Telepon tersebut rupanya berada di rumah kontrakan si sopir Bajaj, dan mengakui telah menemukan telepon tersebut di jok penumpang Bajaj yang dikendarainya. "Saya bingung cara pakainya," kata Bobi menirukan ucapan sopir tersebut.

Bisa jadi karena tidak tahu menggunakan telepon tersebut, Bobi selalu mendapati tidak ada respon dari yang menemukan ketika dia berupaya menghubungi teleponnya.

Laki-laki asal Bandung ini akhirnya dapat bernafas lega. Telepon genggam berikut data-data yang diperlukannya dapat kembali dengan utuh. Yang membuatnya bangga adalah ketika personel polisi dan staf Polsek Tanah Abang itu tidak meminta sepeser pun 'uang lelah' menelusuri jejak handphone.

"Di tengah isu miring yang menimpa Polri, saya menyatakan bahwa penerus Jendral (alm) Hoegeng masih ada," ujar Bobi.

Dihubungi terpisah, Ipda Basuki mengatakan bahwa apa yang dilakukan dia dan rekan kerjanya di Polsek Tanah Abang adalah sebagai bentuk pelayanan.

"Sudah menjadi tugas kita melayani," kata Kepala Sub Unit 1 Polsek Tanah Abang ini.

Dia menceritakan, ketika menelusuri jejak sinyal telepon Bobi dirinya sempat merasa kesulitan mengejar. "Bajajnya pindah-pindah. Laptop yang dibawa Bobi sempat habis baterai dan sempat kehilangan. Tapi setelah laptopnya nyala kembali kami langsung menuju titik sinyal sesuai petunjuk di laptop itu," kata Basuki.

(Sumber : http://news.detik.com/read/2013/12/22/073322/2448724/10/2/penerus-jenderal-hoegeng-itu-masih-ada )

Jumat, 20 Desember 2013

Pemotor Ditemukan Tewas Tergeletak di Pinggir Jalan, Diduga Korban Tabrak Lari

Jumat, 20 Desember 2013 15:30 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengendara sepeda motor ditemukan meninggal dunia tergeletak di pinggir jalan  Jalan Jampea, Koja, Jakarta Utara, Jumat (20/12/2013) pagi. Korban bernama Aries Rekowindo, 42 tahun, diduga sebagai korban tabrak lari, saat ditemukan terdapat sepeda motor miliknya Honda Kharisma bernomor polisi B 6487 BAS. 

Korban merupakan warga Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Saat ditemukan polisi, korban sudah dalam keadaan tak bernyawa bersama motor Honda Kharisma bernomor polisi B 6487 BAS di samping korban.

"Anggota kita yang sedang patroli menemukan korban sudah dalam keadaan demikian. Penemuannya tadi sekitar pukul 09:30 WIB," ujar Kepala Unit Laka Polres Metro Jakarta Utara, AKP Daud Iskandar.

Menurut AKP Daud, dari keterangan awal yang didapat, Aries kemungkinan merupakan korban tabrak lari. Analisis polisi dengan mempertimbangkan posisi jenazah, luka, dan keterangan awal menunjukkan bahwa peristiwa ini mengarah pada kecelakaan.

Namun demikian, kata AKP Daud, pihaknya belum dapat memastikan detail waktu dan kronologi kejadian karena masih dalam proses penyelidikan.

Kamis, 19 Desember 2013

Polsek Metro Kemayoran Amankan 15 Sepeda Motor 'Bodong'

Jumat, 20 Desember 2013 12:48 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Kemayoran mengamankan 15 sepeda motor tanpa dilengkapi surat-surat alias bodong. Sepeda motor tersebut diamankan saat razia balap liar di Jalan Industri, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2013) dinihari.

Kapolsek Metro Kemayoran, Kompol Marupa Sagala menjelaskan motor tersebut sudah dirombak dan tidak dilengkapi dengan surat-surat. Motor itu diduga akan dipakai balapan liar di Jalan Industri, Kemayoran, Jakarta Pusat. "Itu diamankan karena mereka diduga ingin balap liar di Jalan Industri," kata Kompol Sagala, Jumat (20/12/2013).

Penangkapan motor ini berawal dari laporan masyarakat yang resah karena suara knalpot bising.

"Setiap malam memang di jalan itu sering jadi ajang track balap liar. Itu membahayakan dan mengganggu warga sekitar," jelasnya.

Menurut Kapolsek, bagi pemilik kendaraan yang ingin mengambil sepeda motornya, wajib menunjukkan bukti surat kepemilikan kendaraan dan berjanji tidak mengulangi lagi, jika diulangi kendaraan akan ditahan. "Nanti kita foto pengendaranya saat mengambil kendaraan tersebut," ujarnya.

Satuan Jatanras Polda Metro Jaya Tangkap Komplotan Pembobol Rumah Kosong

Jumat, 20 Desember 2013 09:23 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya meringkus empat pelaku spesialis pencurian di rumah kosong.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan komplotan tersebut merupakan spesialis pembobol rumah yang sedang ditinggal penghuninya.

"Kelompok ini sudah lama diintai dan diikuti," kata Kombes Rikwanto, Kamis (19/12/2013).

Kombes Rikwanto menuturkan mereka mencuri rumah Laela Jafar di Jalan Cilandak I Jakarta Selatan pada 13 Desember lalu dan ditangkap keesokan harinya. Modusnya, Y, 43 tahun, mendatangi rumah yang diduga sedang ditinggal penghuninya. Setelah mengetuk pintu atau membunyikan bel sekitar 5-10 menit dan memastikan rumah tersebut memang kosong, S , 47 tahun dan SHS, 36 tahun membongkar gembok dan membuka pintu gerbang.

Setelah gerbang terbuka, H, 34 tahun, kemudian masuk ke dalam rumah dan mengambil barang-barang di dalam rumah. Atas pencurian ini, penyidik menyita uang tunai Rp 25 juta, kunci letter L, obeng, dan aksesoris perhiasan. Selain itu, penyidik juga menyita beberapa pelat nomor bodong dan satu unit mobil Honda Jazz berwarna hitam yang biasa digunakan untuk mengitari komplek-komplek perumahan di wilayah Jakarta Selatan dan Kelapa Gading.

Selama kelompok ini beraksi, kata Kombes Rikwanto, tak ada korban jiwa atas tindak pencurian ini. Alasannya, kelompok yang biasa beroperasi pada siang hari ini akan berpura-pura menanyakan alamat apabila ada orang yang ke luar dari rumah saat bel dibunyikan. "Memang hanya mengincar rumah kosong," ujarnya.

Atas tindak pencurian tersebut, Rikwanto mengatakan keempatnya dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pencurian dengan Pemberatan. "Ancamannya kurungan tujuh tahun," ujarnya.

Mafia Narkoba Manfaatkan Media Sosial

JAKARTA, KOMPAS.com — Banyak masyarakat di Indonesia maupun di seluruh dunia menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dan mencari kenalan baru di dunia maya hingga berlanjut pada tatap muka.Namun, terkadang tak sedikit orang terjebak saat mencoba menjalin komunikasi dan mencari kenalan baru dari media sosial.Seperti yang dialami Zhang Hua. Warga negara China ini harus terlibat dalam bisnis

Penyelundupan Narkoba Pakai Bola Tenis Terbilang Rapi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Modus penyelundupan narkoba dengan memakai bola tenis ke Lapas Kelas IIB Pakem, Sleman, Yogyakarta terbilang rapi. Ada kesepakatan waktu antara kurir narkoba dengan operator di dalam Lapas untuk memasukkan narkoba ke Lapas melalui bola tenis.Selain itu, titik lempar bola tenis berisi narkoba juga sudah ditentukan. Bahkan, bola tenis yang dilemparkan juga diberi identitas

Kontainer Terbalik, Tol Halim Menuju Tanjung Priok Macet Parah

Jumat, 20 Desember 2013 08:37 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah truk kontainer B 9469 JL terguling tepat di kilometer 00 tol Halim, Cawang mengarah ke Tanjung Priok. Akibatnya, terjadi kemacetan panjang beberapa kilometer sejak pintu tol Bekasi Timur mengarah ke Cawang.

Berdasarkan informasi dari TMC Polda Metro Jaya, Jumat (20/12/2013), truk kontainer terguling tepat dikilometer 00 tol Halim mengarah Tanjung Priok sekira pukul 06:19 WIB. Saat ini polisi tengah melakukan evakuasi truk kontainer tersebut.

Namun, proses evakuasi itu mengakibatkan kemacetan parah. Terlebih kecelakaan terjadi saat jam-jam sibuk saat antrian kendaraan memasuki Tol Dalam Kota begitu padat.

Karena antrian kendaraan yang begitu padat, polisi untuk sementara mengalihkan lalulintas di tol Halim mengarah ke Tanjung Priok ke arah Cawang, namun demikian hingga saat ini Polisi masih terus melakukan evakuasi truk bermuatan peti kemas itu.

Ibu dan Anak Tertabrak Kereta di Bekasi, Sang Anak Tewas

Jumat, 20 Desember 2013 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Seorang ibu dan anaknya tertabrak kereta saat melintas di perlintasan rel kereta Kampung Utan RT 04/25 Cibitung, Bekasi, Kamis (19/12/2013) petang sekira pukul 18:00 WIB. Korban tertabrak kereta akibat sepeda motor yang dikendarai korban mati secara tiba-tiba saat di tengah perlintasan.

Informasi Polsek Cikarang Barat, korban adalah seorang ibu bernama Rina, 36 tahun, dan anaknya Rizky Fauzan, 4 tahun. Rina kini masih dirawat di RSUD Bekasi dengan luka di kepala, sedangkan anaknya, Rizky meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut keterangan saksi di lokasi, korban yang berboncengan sepeda motor menyeberang perlintasan kereta. Namun saat di tengah jalur perlintasan, sepeda motor mati mendadak. Korban yang berusaha menghidupkan sepeda motor, tiba-tiba datang kereta api dari arah Barat langsung menabrak korban.

Peristiwa tersebut ditangani Polsek Cikarang Barat.   

Agus Rohmat Ditemukan Tewas Tertabrak Kereta

Jumat, 20 Desember 2013 07:57 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria bernama Agus Rohmat, 41 tahun, Warga Ciputat, Tangerang ditemukan tewas tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di perlintasan Rawajati, dekat Kalibata Mall, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (19/12/2013) malam.

Saat ditemukan sekira pukul 21:00 WIB, korban dalam posisi tertelungkup dengan kepala sebelah kanan pecah.Korban ditemukan. Korban diduga sebagai pejalan kaki yang melintas di lokasi kemudian tertabrak kereta listrik.

Belum diketahui kronologi kejadian nahas itu, peristiwa dalam penyelidikan Polsek Metro Pancoran.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Jumat 20 Desember 2013

sim keliling
Jumat, 20 Desember 2013 07:56 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling Jumat, 20 Desember 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Mall Citraland
STNK: Mall Citraland

3. Jakarta Selatan
SIM   : Kampus STEKPI
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  Honda Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Pembunuh Handi Suhandi di Krukut Taman Sari Ditangkap

Jumat, 20 Desember 2013 07:37 WIB
PUSKOMINFO - Setelah melakukan pengembangan, Polsek Metro Taman Sari berhasil mengungkap kasus kematian Handi Suhandi, 68 tahun, yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Jalan Keutamaan Dalam No. 7 RT 01 RW 03, Kelurahan Krukut, Jakarta Barat, Senin (16/12/2013) sekira pukul 17:30 WIB. Korban dibunuh oleh karyawan yang bekerja di toko miliknya bernama Herman Rusli, 60 tahun.

Kapolsek Metro Taman Sari, Kompol Adi Vivid mengatakan Herman tega membunuh Handi lantaran kesal.

"Pelaku kesal karena tidak diberi pinjaman dan sering dimarahi jika pelaku hanyalah seorang kuli yang malas," kata Kompol Adi Vivid di Mapolsektro Taman Sari, Kamis (19/12/2013).

Kapolsek menjelaskan, pelaku sendiri merupakan karyawan di toko milik adik korban bernama Rita yang terdapat di Glodok.

"Pembunuhan ini tidak berencana. Sebab seluruh barang bukti baik pisau dan kunci roda yang digunakan pelaku untuk membunuh ditemukan di lokasi kejadian. Uang yang dibawa pelaku sebesar Rp10 juta hanya tinggal Rp 1 Juta, sisanya sudah dibuat bayar utang," ungkapnya.

Kapolsek menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari kecurigaan adik korban. Rita adik korban curiga karena Herman adalah orang yang terakhir kali menemui korban.

Menurut Kapolsek, sejak awal adik korban sudah curiga dengan pelaku yang tak lain merupakan kuli di toko korban.

"Orang yang pertama kali menemui korban adalah Herman ini, makanya kami terus melakukan pengembangan," terang Kapolsek. 

Berdasarkan keterangan adik korban, lanjutnya, Rita menyuruh pelaku untuk mengantarkan makan siang untuk Hadi. Sebab Hadi merupakan seorang duda yang selama ini tinggal bersama adiknya tersebut.

Usai mengantarkan makanan, lanjut Adi, pelaku tidak kembali ke toko, dan menghilang begitu saja. Namun, sesampainya Rita di rumah, adik korban sudah menemukan kakak tergeletak di belakang pintu dengan luka tusuk di perutnya.

"Saat Rita kebingungan, dia menaruh curiga terhadap pelaku dan memanggilnya. Sebab pelaku orang terakhir yang menemui kakaknya. Pelaku yang datang berkelit dan tidak mengaku," jelasnya.

Mendapatkan kecurigaan Rita terhadap pelaku, lanjut Adi pihaknya terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Saat diperiksa rumahnya, polisi mendapati sejumlah barang bukti berupa puluhan slop rokok berbagai merk dan uang tunai Rp1 juta yang disimpan di loteng rumahnya.

Saat ini pelaku dikenakan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan diancam dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Rabu, 18 Desember 2013

Cinta Diputus, Lelaki Sebar Foto Bugil Mantan Pacar

SEMARANG, KOMPAS.com — Seorang warga Gunungpati, Semarang, berinisial Y (23), melaporkan mantan pacarnya ke Polrestabes setempat karena menyebarkan foto bugilnya.Bahkan, foto bugil Y sampai ke tangan paman dan kakak perempuannya. Hal ini yang membuat Y akhirnya melaporkan mantan kekasihnya yang diketahui berinisial N (38) ke polisi.Saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 19 Desember 2013

sim keliling
Kamis, 19 Desember 2013 08:58 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling Kamis, 19 Desember 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Mall Citraland
STNK: Mall Citraland

3. Jakarta Selatan
SIM   : Kampus STEKPI
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  Honda Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Melawan Polisi Saat Dibekuk, Pelaku Curanmor di Teluk Naga Ditembak Betisnya

Pelaku curanmor ditembak

Kamis, 19 Desember 2013 08:45 WIB
PUSKOMINFO - Tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditembak betis kirinya karena melawan petugas Buser Polsek Teluk Naga, Rabu (18/12/2013). Tersangka bernama Dasiman, 26 tahun, terpaksa ditembak karena berusaha kabur dan melawan saat hendak dibekuk tengah menjual motor hasil curiannya di Teluk Naga.

Kapolsek Teluk Naga, AKP Endang Sukmajaya mengatakan, tersangka ditangkap saat akan menjual motor hasil curiannya kepada seorang penadah Suryadi, 29 tahun, seharga Rp 2,5 juta di Teluk Naga.

"Mereka dipergoki petugas saat sedang observasi di wilayah tersebut. Saat mereka berusaha kabur, petugas langsung menangkap mereka. Namun tersangka Dasiman sempat melakukan perlawanan, sehingga kami lumpuhkan kakinya," kata Kapolsek.

Setelah menyerah, tersangka sempat dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapat pengobatan, kemudian langsung digelandang ke Mapolsek Teluk Naga. Berdasarkan pengakuan, Darsiman sudah belasan kali mencuri motor diwilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang dan sudah menjadi target operasi (TO).

"Tersangka Dasiman menjual motor tersebut kepada Suryadi dengan harga Rp 1,5-2,5 juta. Sementara Suryadi mengaku sudah lima kali membeli motor hasil curian dari Dasiman," papar Kapolsek.

Dari penangkapan tersebut, petugas juga menyita barang bukti lima unit motor berbagai merk hasil curian dan kunci leter T. 
 
"Darsiman dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman penjara 7 tahun, sementara Suryadi dikenakan pasal 481 KUHP tentang pertolongan jahat dan penadahan barang hasil kejahatan juga dengan ancaman 7 tahun," tukas Kapolsek.

Kakak Beradik Mencopet Di Bus Kota Ditangkap Polsek Metro Pulogadung

Kamis, 19 Desember 2013 08:20 WIB
PUSKOMINFO - Dengan berpura-pura sebagai penumpang, kakak beradik bernama Edi Saputra, 37 tahun dan Untung, 25 tahun, ditangkap petugas Polsek Metro Pulogadung sesaat setelah mencopet penumpang Bus Mayasari Bhakti R 57 jurusan Blok M-Pulogadung, Rabu (18/12/2013). Satu rekan mereka berinisial R berhasil melarikan diri.

Kapolsek Metro Pulogadung, Kompol Zulham Effendi menuturkan, bersama R, kakak beradik asal Palembang, Sumatera Selatan ini naik Bus Mayasari R57 dari Cawang, Jakarta Timur.

Di dalam bus yang sedang penuh penumpang, ketiga pelaku ini langsung mencari korban. Dengan posisi berdiri, ketiga korban kemudian memepet seorang penumpang yang hendak turun di Pasar Pulogadung.

"Tersangka Untung dan R berperan untuk mengalihkan perhatian dengan cara mendorong-dorong korban," kata Kapolsek kepada wartawan, Rabu (18/12/2013).

Ketika korban lengah karena terus didorong oleh Untung, dan R, tersangka Edy langsung mengambil telepon seluler yang disimpan di saku baju sebelah kanan korban.

"Setelah mendapat barang curian, para pelaku langsung turun dari bus dan kabur," tutur Kapolsek.

Korban yang menyadari telah menjadi korban pencurian segera mengejar para pelaku sambil berteriak copet. Petugas Polsek Metro Pulogadung yang berada tak jauh dari lokasi dengan dibantu warga sekitar berhasil menangkap pelaku.

Dikatakan Kapolsek, saat ini pihaknya tengah memburu tersangka R yang melarikan diri. Sementara kakak beradik yang ditangkap kini mendekam di tahanan Polsek Metro Pulogadung dan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

"Dari peristiwa itu, kami mengamankan barang bukti berupa satu unit telepon genggam merk Nokia warna biru type 110," ungkap Kapolsek.

Polsek Metro Sawah Besar Tembak Lima Pelaku Curanmor Modus Menggunakan "Cairan Setan"

Motor curian disita polisi
Barang Bukti Sepeda Motor Hasil Curian disita Polisi
Kamis, 19 Desember 2013 08:08 WIB
PUSKOMINFO - Lima pelaku pencurian kendaraan bermotor yang kerap beraksi di wilayah Jakarta Pusat, ditangkap aparat Kepolisian Sawah Besar, Jakarta Pusat. Lima pelaku ditembak karena melarikan diri begitu hendak dibekuk.
Pelaku yang ditangkap terdiri dari kelompok 'Cengkareng' yakni MA alias Doyok, M alias Babeh, dan AL serta kelompok 'Bahari' terdiri dari TR alias Yanto dan TJP.

Kelompok ini biasanya mengincar kendaraan yang pakir di di dalam garasi rumah. Tak segan-segan, kerap mengancam  korban dengan senjata tajam dan senjata api.

"Para pelaku kerap beraksi di wilayah Sawah Besar. Kelima pelaku terpaksa ditembak kakinya karena akan melarikan diri ketika akan ditangkap," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Sawah Besar, Iptu Reza Fahlevi, Rabu (18/12/2013).

Selain mengamankan lima pelaku, polisi mengamankan kunci letter T dan sebuah botol berisi cairan kimia untuk memudahkan pelaku menjalankan aksinya. Cairan ini berfungsi untuk menghacurkan lubang kunci kendaraan. "Dikalangan para pemetik alias pencuri motor, cairan kimia ini dikenal dengan nama 'cairan setan', ujar Iptu Reza Fahlevi.

Cairan ini bersifat sangat korosif dan dapat membuat melunak dan merusak logam. Bahkan logam baja dan alumunium yang biasa digunakan sebagai penutup lubang kunci motor akan mudah hancur dengan 'cairan setan' itu.

"Kami mengimbau agar pemilik kendaraan menambahkan kunci rahasia pada kendaraannya. Dan bagi yang merasa kehilangan bisa mendatangi Polsek Metro Sawah Besar," katanya. Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun penjara.

Pencuri Motor di Kampus UNJ Ditangkap Saat Beraksi

Kamis, 19 Desember 2013 07:46 WIB
PUSKOMINFO - Tim Reserse Polsek Metro Pulogadung berhasil menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor di Kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan modus baru yakni memalsukan karcis parkir.

Kapolsek Metro Pulogadung, Kompol Zulham Effendi mengatakan, pelaku berhasil diringkus saat hendak membawa kabur sepeda motor Honda Beat putih bernomor polisi B 6113 UOW yang tengah terparkir di halaman Kampus A Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (18/12/2013) pagi sekira pukul 10:00 WIB.

Dalam aksinya, pelaku yang diketahui berinisial SG, 42 tahun, berhasil membuka kunci stang motor dan mengganti plat nomor palsu hanya dengan waktu 15 menit.

"Pelaku mempelajari situasi kemudian mencetak karcis parkir yang sama persis dengan asli, pelaku juga mengetahui warna dari karcis parkir yang selalu berbeda setiap harinya," ujar Kompol Zulham dalam keterangan persnya di Polsek Metro Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (18/12/2013).

Dijelaskan Kapolsek, dalam aksinya pelaku tidak sendiri. Pelaku yang merupakan warga Karawang, Jawa Barat, bersama seorang rekannya yang masih DPO yakni T, memasuki kawasan parkir dan mulai memilih target motor korbannya. SG berperan sebagai eksekutor dan T menunggu SG di depan Halte Kampus UNJ.

"Pelaku menggunakan kunci letter T untuk membuka kunci kontak motor dan mengganti plat motor korban dengan plat motor palsu bernopol T 3693 KY. Saat pelaku hendak membawa motor korban, beberapa warga di sekitar lokasi mencurigai gelagat pelaku, akhirnya tertangkap," ungkap Kapolsek.

Saat ini kepolisian tengah mencari satu pelaku yang berhasil melarikan diri.

Adapun barang bukti yang diamankan dua buah kunci sepeda motor, satu unit sepeda motor Honda Beat putih B B 6113 UOW , dua buah plat nomor palsu, satu buah STNK palsu, kundi letter T dan dua anak kunci letter T.

"Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun," kata Kapolsek.

Tiga Penodong di Kawasan Monas Ditembak Petugas Polres Metro Jakarta Pusat, Satu Pelaku Tewas

Kamis, 19 Desember 2013 07:33 WIB
PUSKOMINFO - Tiga kawanan penodong dengan kekerasan di sekitar Monumen Nasional (Monas) di tembak aparat Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2013) dini hari. Satu pelaku diantaranya tewas.

Ketiga pelaku yakni Irwan S, 30 tahun, Yayng Indaniel, 29 tahun dan M. Setiawan, 24 tahun. Irwan S terpaksa ditembak dibagian dada hingga akhirnya tewas lantaran berusaha menusukan pisau miliknya kepada salah seorang petugas. Sementara pelaku lain, Yayang Indaniel dan M Setiawan ditembak di bagian kakinya karena mencoba melarikan diri.

"Pelaku yang tertembak mati adalah Irwan S, sedangkan dua rekannya menderita luka tembak pada kakinya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, kepada wartawan di Mapolrestro Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2013) kemarin.

AKBP Tatan menuturkan penangkapan keduanya berawal dari laporan salah satu pengunjung Monas, Silvi, 17 tahun, yang diancam pelaku dengan menggunakan senjata tajam.

Dia diancam agar memberikan barang berharga miliknya. Setelah barang berpindah tangan ke para komplotan, korban langsung melaporkannya ke pos polisi yang ada di wilayah Monas.

Menerima pengaduan korban, petugas langsung menyisir tiga pria yang disebutkan ciri-cirinya. Tak butuh waktu lama, polisi menemukan pelaku yang sedang nongkrong tidak jauh dari lokasi.

"Anggota langsung mencari pelaku dan akhirnya ditemukan di dekat air mancur Monas," kata AKBP Tatan.

"Mereka sudah sering dan memang kerjaan mereka adalah memalak, merampas pengunjung Monas," sambungnya.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa tempat buah HP dan sejumlah uang sebesar Rp245 ribu, serta satu bilah pisau berukuran panjang, yang di duga digunakan untuk aksinya untuk mengancam korban dan melawan petugas.

"Barang buktinya memang tidak seberapa, namun caranya itu terbilang sadis, mereka tak segan-segan melukai korban jika tidak menuruti kemauannya," tutupnya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku akan di jerat dengan Pasal 365 dengan ancaman kurungan penjara lima tahun penjara.

Polisi Gadungan Pangkat Kompol Ditangkap Polsek Bantargebang

Kamis, 19 Desember 2013 07:24 WIB
PUSKOMINFO - Polisi gadungan mengaku berpangkat Kompol diciduk petugas Polsek Bantargebang di sebuah hotel Gandamanah, Jalan Raya Narogong, Bantargebang, Rabu (18/12/2013) siang. Tersangka Eko Budi Santoso,45 tahun, ditangkap karena melakukan penganiayaan dan penipuan.

Dari tangan tersangka, petugas menyita sebuah sepeda motor Honda Beat warna merah dengan plat nomor palsu serta lencana.

Kepala SPK Polsek Bantargebang, Aiptu Gatot mengungkapkan, tersangka telah melakukan penipuan dan penganiayaan terhadap Jubaedah. Korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Petugas yang menyelidiki kasus ini mendapat informasi kalau orang yang dicari-cari itu ada di Hotel Gandamanah. Menerima informasi ini petugas Reserse Polsek Bantargebang tak membuang waktu langsung berangkat ke lokasi dan membekuk tersangka.

“Tersangka tak melakukan perlawanan saat dibekuk,” papar Aiptu Gatot. Untuk menipu korbannya, pelaku menggantungkan lencana kepolisian di leharnya dan mengaku dari kepolisian yang bertugas di Mabes Polri.

"Kini pelaku masih diperiksa intensif," pungkas Aiptu Gatot.

Selasa, 17 Desember 2013

Lima Copet Dibekuk dan Dihajar Penumpang Kopaja


(Foto: Achmad Fardiansyah/Okezone) 
Rabu, 18 Desember 2013 14:54 WIB
PUSKOMINFO - Lima bandit spesialis copet dalam angkutan umum berhasil dibekuk Polisi saat beraksi di Kopaja P19 di Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2013) malam.

"Mereka mengaku baru tiga kali melakukan aksinya di dalam bus dan Kopaja," kata Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Kus Subiantoro kepada wartawan, Rabu (18/12/2013). 

Kapolsek menjelaskan, komplotan tersebut diketahui bernama RW, 30 tahun, MM, 30 tahun, DJ, 29 tahun, AS, 32 tahun dan AN, 33 tahun. Tiap orang mempunyai peran sendiri-sendiri, dengan sasaran penumpang yang berdesak-desakan di dalam bus. “Lima pelaku sudah berada di dalam berdiri berpencar sambil mengamati setiap penumpang yang berdiri bersebelahan," terang Kapolsek.

Setelah berpencar, di antara anggota komplotan ada yang berperan mengalihkan perhatian, ada juga yang mengeksekusi. Setelah barang milik korban berpindah tangan, komplotan tersebut langsung mengoper ke rekan lainnya.

Namun sial, kali ini komplotan tersebut gagal lantaran korban, Doni Saputra, 19 tahun, menyadari aksi kejahatan yang menimpanya kemudian berteriak meminta pertolongan pada penumpang lain, sontak saja bogem mentah menghantam di segala penjuru bahkan sampai menginjak-injak kelima kawanan itu. Beruntung penumpang yang menghakimi tidak terlalu lama, lantaran ada petugas yang sedang berpatroli di sekitar lokasi kejadian.

"Korban sempat berteriak meminta pertolongan, kemudian dengan spontan massa langsung memukulnya, untung saja ada anggota kami," kata Kapolsek.

Kini kelima pelaku sudah diamankan di Mapolsek Metro Tanah Abang, untuk dimintai keterangan dengan sejumlah barang bukti yang diduga hasil jarahan. “Kita akan meminta keterangan dari mereka, di tangan mereka juga ada ponsel korban berikut dompet berisi uang Rp421.000, " tutupnya.

Polsek Beji Bekuk Pencuri Rumah Kosong

Rabu, 18 Desember 2013 14:38 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Unit Reskrim Polsek Beji berhasil membekuk pelaku kejahatan pencurian rumah kosong (rumsong) di kediamannya Jalan Karya Bakti, Gang Bacang, RT. 04/06, Tanah Baru, Beji, Kota Depok, Rabu (18/12/2013).

Pelaku Riswaldi Fahlevi alias Ripal, 19 tahun, tidak bisa berkutik saat digrebek petugas reskrim dipimpin Kanit Reskrim Polsek Beji, AKP Syah Johan di rumahnya.

Pelaku ditangkap atas kasus pencurian rumah kosong (Rumsong) di rumah milik Muhamad Paisal, Jalan Tanah Baru Raya, No.49, RT.04/07, Tanah Baru Beji Kota Depok, Jumat  (13/12/2013) malam lalu.

“Dalam waktu semalam setelah kejadian pencurian berhasil mengetahui keberadaan pelaku. Hal itu diketahui atas pengakuan saksi yang sempat melihat lalu  mengenali pelaku dilokasi kejadian,”ujar Kapolsek Beji, Kompol Ni Gusti Ayu didampingi Kanit Reskrim Beji, AKP Syah Johan.

Kapolsek menjelaskan, pelaku beraksi saat rumah sedang ditinggal pergi oleh pemiliknya. Lalu masuk ke rumah dengan cara merusak kunci gembok gerbang dan mencongkel pintu jendela dengan linggis.

Selain itu, berdasarkan pengakuan pelaku tidak bermain sendiri, setiap ingin beraksi selalu berdua bersama temannya. “Anggota masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain Baim. Kendati demikian identitas pelaku DPO sudah kita ketahui,”katanya.

Kapolsek mengatakan hasil curian pelaku yang berhasil disita petugas adalah TV 21 inc merah merek Avance, VCD, dua buak speker aktif biru, radio tape CD hitam, sebuah pedang berikut sarung dengan harga Rp.3.000.000, serta kendaraan motor Yamaha Vega merah B 6693 EID yang digunakan pelaku untuk melakukan kejahatannya.

"Sedangkan saksi yang sudah dimintai keterangan dua orang saksi,” kata Kapolsek.

“Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan.” pungkas Kapolsek.

Polsek Metro Cilandak Bekuk 2 Bandar Ganja di Kebayoran Baru


 
Rabu, 18 Desember 2013 14:30 WIB
PUSKOMINFO - Dua pemuda, DA alias B, 21 tahun dan MT alias J, 24 tahun, keduanya warga Gandaria Utara Kebayoran Baru Jakarta Selatan ditangkap oleh petugas Polsek Metro Cilandak karena kedapatan sebagai Bandar Ganja.

Keduanya ditangkap pada hari Kamis (12/12/2013) sekira pukul 17:00 WIB di Jl. Antena IV Kel. Gandaria Utara Kec. Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Dari para pelaku didapatkan barang bukti berupa 7 (tujuh) Kilogram Ganja, terdiri dari 6 (enam) bungkus Plastik berlakban coklat isi Ganja kering dan 1 (satu) bungkus Kertas Koran isi Ganja kering.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para pelaku ditahan di Rumah Tahanan Negara Polsek Metro Cilandak, dikenakan Pasal 132.(1) jo 114.(2) jo 111.(2) UU.RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Polsek Metro Cempaka Putih Gerebek Satu Kelurga Penjual Ganja

Rabu, 18 Desember 2013 11:38 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Cempaka Putih membekuk satu keluarga karena menjual ganja di rumahnya kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2013) malam.

Kapolsek Cempaka Putih, Komisaris Taufiq mengatakan, pihaknya menangkap suami istri yakni Doni, 46 tahun dan Peni, 42 tahun serta satu orang anak bernama Ando, 17 tahun. Saat ditangkap, ketiganya sedang hisap ganja.

"Kita sita 3 gram ganja kering siap hisap serta dua linting rokok yang sudah dicampur dengan ganja," katanya di Jakarta, Selasa (17/12/2013).

Kapolsek menjelaskan, awalnya penyidik telah menangkap Izam, 22 tahun, saat petugas menggelar razia cipta kondisi di Jalan WR. Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (15/12/2013). Saat itu, Izam sedang menumpang bus Mayasari Bhakti jurusan Pulogadung-Senen.

"Lalu petugas mencurigai penumpang salah satunya Izam, ternyata ditemukan lima linting daun ganja kering seberat 2 gram sudah dicampur tembakau. Akhirnya kita amankan," ujarnya.

Taufiq melanjutkan, keterangan Izam kalau mendapatkan barang haram itu dari Ando. Akhirnya, petugas melakukan penyelidikan dan diketahui pelaku tersebut hingga digerebek.

”Izam beli dari Ando dengan harga Rp 250 ribu untuk satu ons ganja kering,” ujar dia.

Selain itu, polisi juga menangkap Anjar, 47 tahun, warga Menteng teman dari pasangan suami istri Doni dengan Peni. Dari sini, petugas sita satu ons daun ganja kering.

"Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 114 KUHP dan pasal 112 KUHP dengan acaman dua puluh tahun penjara," tegasnya.

Polda Metro Jaya Turunkan 10.198 personel dan Bentuk 162 Pos Pengamanan

Rabu, 18 Desember 2013 11:26 WIB
PUSKOMINFO - Pada Operasi Kepolisian Lilin Jaya 2013, Polda Metro Jaya selain menurunkan 10.198 personel, juga membentuk 162 Pos Pengamanan (Pospam) untuk menjaga 1.680 gereja yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Hal tersebut diutarakan oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Sudjarno, Rabu (18/12/2013) di Mapolda Metro Jaya.

"Total dalam Operasi Lilin Jaya, mulai 23 Desember 2013 hingga 1 Januari 2014, Polda Metro Jaya akan menurunkan 10.198 personel. Dan melakukan penjagaan pada 1.680 gereja. Termasuk membangun 162 pospam," terang Wakapolda.

Wakapolda mengatakan ada beberapa gereja besar tertentu yang menjadi perhatian dan disana akan dibangun pospam di areal dekat gereja. Namun untuk gereja-gereja yang kecil akan dipatroli dan dijaga oleh beberapa anggota kepolisian tanpa membangun pospam.

Penusuk Tiga Polisi di Bandung Dipindah ke Sel

BANDUNG, KOMPAS.com - Setelah dinyatakan sembuh pascaperawatan beberapa hari di Rumah Sakit Polri Sartika Asih Bandung, pelaku penusukan tiga anggota polisi Lalu Lintas Polsek Bandung Kulon, Holil (46) akhirnya dipindahkan ke sel tahanan Mapolres Bandung."Status pembantarannya sudah dicabut, jadi sekarang masuk dalam status penahanan," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Trunoyudho Wisnu

Bobol ATM Ratusan Juta, "Barbuk" Cuma Rp 100 Ribu

MAKASSAR, KOMPAS.com - Spesialis pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) antarprovinsi di Sulawesi, Randi, diringkus aparat Polsekta Manggala di Makassar, Rabu (18/12/2013). Dalam penangkapan ini Polisi hanya menyita barang bukti berupa obeng dan uang tunai Rp 100 ribu.Padahal, selama menjalankan aksinya pelaku telah berhasil mencuri uang ratusan juta rupiah. Tercatat, Randi berhasil membobol ATM

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 18 Desember 2013

sim keliling
Rabu, 18 Desember 2013 08:52 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling Rabu, 18 Desember 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Mall Citraland
STNK: Mall Citraland

3. Jakarta Selatan
SIM   : Kampus STEKPI
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  Honda Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Satu Preman Babak Belur Dikeroyok Warga Usai Menodong di Tebet

Rabu, 18 Desember 2013 08:12 WIB
PUSKOMINFO - Satu orang preman babak belur dihajar warga setelah tertangkap memalak korbannya di di Jalan Tebet Timur Dalam XI, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (17/12/2013) malam. Sedangkan dua orang rekan pelaku berhasil kabur dari kejaran warga.

Pelaku yang berhasil ditangkap dan dikeroyok warga bernama Riyanto, 22 tahun, warga Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta  Selatan. Pelaku yang dalam kondisi babak belur itu kini tergolek lemah di dalam sel tahanan Polsek Metro Tebet.

Kapolsek Tebet, Kompol I Ketut Sudarma mengatakan, awal mula peristiwa penangkapan seorang preman tersebut bermula dari tindakan pemalakan yang dilakukan oleh Riyanto bersama kedua rekannya.

Riyanto yang diketahui berboncengan bertiga dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo bernomor polisi B6646SUH warna hitam itu kemudian menghampiri Darman, 18 tahun, pemuda asal Brebes, Jawa Tengah.

"Ketiga pelaku tiba-tiba menghampiri korban dan memintai uang korban, tapi korban tidak memberikan uangnya. Melihat korban memakai HP, pelaku kemudian merampas hp dan tas milik korban. Korban yang melawan akhirnya dikeroyok oleh ketiga preman itu," jelas Kapolsek.

Namun, sial bagi Riyanto dan kawan-kawan. Darman kemudian berteriak meminta tolong kepada beberapa orang teman-temannya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Mendengar teriakan Darman, seluruh temannya pun beranjak mengejar ketiga pelaku hingga berhasil menangkap satu pelaku kemudian menghakiminya.

"Petugas yang sedang berpatroli langsung mengamankan satu orang pelaku dan sepeda motor yang digunakan pelaku. Sedangkan kedua pelaku yang membawa HP milik korban masih kami buru," jelasnya.

Atas perbuatan tersebut, Riyanto kini mendekam di sel tahanan Polsek Metro  Tebet. Dirinya dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.

Kijang Innova Tabrak Gardu Listrik dan Pengendara Sepeda Motor di Ciledug

Rabu, 18 Desember 2013 07:31 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah mobil minibus Toyota Kijang Innova bernomor polisi B 1562 VFG menabrak sebuah gardu listrik dan tiga sepeda motor di Ciledug, Tangerang, Selasa (17/12/2013) malam.

Akibatnya, sebanyak enam orang terluka, satu korban diantaranya perempuan menderita luka berat dilarikan ke Rumah Sakit Sari Asih Ciledug, Tangerang. Sementara, seorang pengemudi mobil yang juga diketahui seorang perempuan telah diamankan petugas Kepolisian Polres Metro Tangerang Kota guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kecelakaan itu terjadi sekira pukul 21:00 WIB di Jalan HOS Cokroaminoto, Larangan, dekat perumahan Puri Beta.Beberapa saksi mata menyebutkan pengemudi menabrak gardu listrik dulu sebelum menabrak pengendara sepeda motor. Gardu listrik yang ditabrak itu, kata saksi, sempat mengeluarkan bunyi ledakan. Tak lama setelah itu, lampu listrik di sekitar lokasi kejadian padam.

Saksi mata juga menyebutkan, mobil tersebut melaju kencang dari arah Ciledug menuju Kebayoran Lama. Warga sempat berteriak histeris sebelum mobil itu menabrak sepeda motor. Mobil terus melaju kencang ketika warga berteriak. Mobil Inova yang dikemudikan seorang wanita itu baru terhenti setelah menabrak warung yang berada di pinggir jalan.

Menurut petugas piket Polsek Metro Ciledug, Bripka M Uda, mengatakan, informasi sementara, jumlah korban yang tertabrak sebanyak enam orang. Sedangkan pengemudi Kijang Innova sudah diamankan petugas Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota.

Polres Metro Jakarta Utara Bekuk 5 Bandar Sabu dan Ektasy



 
Selasa, 17 Desember 2013 15:08 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara menangkap 5 pengedar Narkotika Golongan I Jenis Kristal Sabu dan Tablet Ekstasy. Petugas menyita barang bukti 942,7 gram sabu dan 7.328 butir ekstasy.

Pengungkapan kasus berawal dari tertangkapnya tersangka AB di Jl. Raya Teluk Gong (di bawah kolong tol tepatnya  di depan Pos Pol Teluk Intan Kel. Pejagalan Kec. Penjaringan Jakarta Utara),dari tersangka berhasil disita barang bukti berupa Narkotika Golongan I jenis Kristal / sabu sebanyak 2 (dua) bungkus plastik dengan berat Brutto 102 (seratusdua) gram.

Dari keterangan tersangka AB diperoleh informasi bahwa barang bukti tersebut diperoleh dari saudara MY, selanjutnya Unit 2 Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara dipimpin AKP Tri Darwoko beserta 10 orang  anggotanya melakukan pengembangan terhadap saudara MY hingga berhasil ditangkap. 

Dari tersangka berinisial MY berhasil disita barang bukti berupa Narkotika Golongan I jenis Kristal / sabu sebanyak 3 (tiga) plastic dengan berat Brutto 290 gram yang disita di Bandar Kemayoran JiExpo Jl. Benyamin Sueb Kel. PademanganTimur Kec. Pademangan Jakarta Utara. 

Dari hasil intrograsi tersangka MY diperoleh informasi bahwa barang bukti tersebut didapat dari saudara JML, selanjutnya anggota melakukan pengembangan terhadap saudara JML yang informasinya berada di Jln. Pintu Besar Selatan 1 Rt 001 / 006  (tepatnya di dalam bedeng) Kel. Pinangsia Kec. Tamansari, Jakarta Barat. 

Namun saat hendak dilakukan penangkapan tersangka JL tidak berada di tempat. Dan ketika petugas melakukan penggeledahan ditemukan 3 (tiga) orang tersangka berinisial MB, ES dan SR dan barang bukti berupa Narkotika Golongan I jenis Tablet ecstasy sejumlah 7.328 (Tujuh ribu tiga ratus dua puluh delapan) butir dan Narkotika Golongan I jenis Kristal sabu sebanyak 5 (lima) bungkus plastic dengan berat brutto 550,7 (lima ratus lima puluhkomatujuh) gram. 

 
Para pelaku berikut Barang Bukti diamankan di Polres Metro Jakarta Utara, guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.