Senin, 23 Desember 2013

Perampas Kalung Dihadiahi Timah Panas Polsek Metro Tambora


perampas
Selasa, 24 Desember 2013 14:46 WIB
PUSKOMINFO - Satu dari dua tersangka perampas kalung emas yang sering beraksi menggunakan sepeda motor di wilayah Tambora, ambruk setelah ditembak petugas Polsek Metro Tambora di daerah Jembatan Lima, Jakarta Barat, Selasa (24/12/2013) pagi.

Tersangka yang ditembak kaki kanannya bernama Ade Muhidin, 26 tahun. Sedangkan satu temannya bernama Imam Wahyudi dibekuk tanpa perlawanan.

Menurut Kapolsek Metro Tambora, Kompol Dedy Tabrani Sik, Msi, kawanan perampas kalung, tas atau handphone itu sering beraksi di wilayah Tambora.

”Mereka sudah target operasional kami, karena  mereka meresahkan masyarakat,” ujar Kapolsek didampingi Kanit Reskrin Iptu Wiradharma Jaya SH, Selasa (24/12/2013) siang.

Dua tersangka sebelum beraksi mencari mangsa sasarannya wanita. Mereka keliling, dan setelah ada yang diincar lalu dipepet dan kalung emas yang dipakai korban dirampas.

”Awalnya kami menangkap Imam Wahyudi dan setelah dikembangkan kembali membekuk Ade Muhidin residivis 2 kali masuk Rutan Salemba. Sudah 28 kali curas di Tambora," ujar Kapolsek.


Tersangka Ade Muhidin terpaksa ditembak kakinya karena mencoba melarikan diri saat akan ditangkap. "Keduanya jika berhasil merampas kalung langsung dijual di kawasan Senen, Jakarta Pusat." tambah Kapolsek.

Mohon Bantuan Pencarian, Sunardi Pergi Meninggalkan Rumah Sejak 18 Desember 2013


 
Selasa, 24 Desember 2013 14:36 WIB
PUSKOMINFO - Telah pergi meninggalkan rumah :
  • Nama : SUNARDI
  • Tp/Tgl Lahir : Pati 1966
  • Pekerjaan : Dagang
  • Agama : Islam
  • Alamat : Jl. Bromo Rt.03/07 Kel. Pesanggrahan Kec. Pesanggrahan Jaksel
Informasi yang diperoleh, sebelumnya SUNARDI berpamitan pergi ke toko di Pasar Pesanggrahan pada Rabu 18 Desember 2013 namun sampai saat ini ia belum kembali ke rumah.

Saat pergi meninggalkan rumah, SUNARDI menggunakan pakaian baju warna merah dan celana panjang warna hitam. Ciri-ciri fisik tinggi 165 cm, perawakan agak gemuk, kulit sawo matang dan rambut agak beruban.

Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaannya agar menghubungi Polsek Metro Pesanggrahan dinomor : 021 -73886887 atau ibu Wahyuningsih nomor : 08170972315.

Polresta Depok Tetapkan 3 Tersangka Unjukrasa di Depan Kantor Walikota Depok

Selasa, 24 Desember 2013 13:24 WIB
PUSKOMINFO - Penyidik Polresta Depok telah menetapkan tiga tersangka kasus unjukrasa di depan Kantor Walikota Depok, Senin (23/12/2013) kemarin. “Sesuai LP/2579/K/XII/2013/PMJ/Resta Depok, Ketiga tersangka itu adalah SBM, MS dan Jo.

SBM selain menjadi provokator juga sebagai pengguna shabu-shabu,”ujar Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim kepada wartawan, Selasa (24/12/2013).

Ketiga tersangka, kata Kasat, ditetapkan dengan pasal penganiayaan dan atau kejahatan terhadap penguasa umum Pasal 351 ayat 4 KUHP dan atau Pasal 213 ayat 1 KUHP.

Berdasar keterangan saksi, SBM terbukti bersalah telah memukul salah satu anggota polisi Bripka Hermando, satuan Shabara. Ia dipukul bagian wajah. “Saat itu tersangka berupaya menerobos masuk barikade anggota namun dihalangi oleh korban. Yang bersangkutan marah kemudian memukul korban dan mengenai wajah. Aksi ini redam setelah dilerai. SBM kami amankan usai unras, dan dua tersangka lainnya berupaya menghalangi maka kami tangkap,” paparnya.

Sebelumnya petugas menemukan alat hisap shabu-shabu berupa bong saat dilakukan pengerebakan di rumahnya, di daerah Rangkapan Jaya, Parung Bingung, Pancoran Mas, Depok, kemarin malam.

“Atas kecurigan petugas yang mengamankan demo, SBM ditangkap dalam keadaan mabuk. Atas kecurigaan itu petugas kemudian mengetes urinenya dan ternyata positif shabu,”ungkapnya.

Petugas Cleaning Service Tewas Akibat Terjepit Lift di Blok M Plaza

Selasa, 24 Desember 2013 12:43 WIB
PUSKOMINFO - Seorang petugas cleaning service bernama Muhammad Anwar, 35 tahun, tewas dalam kecelakaan lift kapsul berkaca transparan di Blok M Plaza, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (24/12/2013) pagi sekira pukul 09:00 WIB.

Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Anom Setiaji mengatakan korban bernama Muhammad Anwar, 35 tahun, warga Gang Mawar RT 11 RW 03 Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Korban merupakan karyawan PT. Primanusa Dutamas, yang mengerjakan membersihkan lift kaca Plaza Blok M.

Menurut keterangan saksi, rekan korban bernama Hasyim Azhari dan Agus Arianto, saat kejadian korban bersama kedua rekannya tengah menaiki lift. Tiba-tiba korban terjepit pinggiran lift yang sedang bergerak hingga terjatuh ke lantai basement. Korban tewas di lokasi kejadian akibat luka kepala pecah.

Peristiwa tersebut kini ditangani Polsek Metro Kebayoran Baru.

Edarkan Kupon Judi Togel, Tiga Lelaki Dibekuk Polsek Mauk

Selasa, 24 Desember 2013 11:52 WIB
PUSKOMINFO - Unit Reskrim Polsek Mauk menangkap tiga orang lelaki yang kedapatan mengedarkan kupon judi togel jenis pakong, ditangkap dirumahnya masing-masing di  wilayah Mauk Kabupaten Tangerang. Ketiga tersangka yakni SH, 32 tahun, SW dan ABD.

Kapolsek Mauk AKP Suhendar mengatakan,  bahwa penangkapan tersangka berawal dari adanya laporan warga yang merasa resah dengan kegiatan mereka.

“Untuk tersangka SH kami lakukan penangkapan di rumahnya di Kampung Kemiri Warakas, RT 01/01, dengan barang bukti uang tunai Rp 62 ribu, dua buku kupon judi togel, buku tafsir mimpi serta dua lembar kode pakong” kata Kapolsek, Selasa (24/12/2013).

Ditambahkan Kapolsek, bahwa tersangka SH ketika dilakukan penggerebekan di rumahnya sedang menulis kupon judi togel. Tidak berselang lama petugas juga berhasil melakukan penangkapan terhadap dua tersangka bandar judi togel, yakni SW dan ABD.
 
"Mereka diamankan petugas saat sedang menulis semua rekapan kupon judi di Kampung Tegal Kunir Lor, Mauk,” ujar Kapolsek.

Dijelaskan bahwa dari tempat penangkapan, petugas mengamankan uang tunai sebesar Rp 564 ribu serta buku kupon judi togel jenis pakong. “Menurut pengakuan tesangka mereka selain mengecerkan langsung kepada pemasang, juga bisa melalui ponsel yang masuk dalam kategori judi online,” jelas Kapolsek.

Menurut Kapolsek, untuk menekan praktek perjudian di wilayahnya, petugas selalu melakukan observasi keliling dengan menggunakan mobil patroli.

 “Untuk wilayah rawan kejahatan biasanya kami lakukan patroli sesering mungkin dan juga pada saat memasuki jam rawan seperti malam dan siang hari,” ujarnya.

Seorang WNA China Coba Bunuh Diri di Kantor UNHCR Jakarta

Selasa, 24 Desember 2013 11:28 WIB
PUSKOMINFO - Seorang perempuan warga negara China melakukan percobaan bunuh diri di Kantor UNHCR, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (23/12/2013). Upaya tersebut berhasil digagalkan polisi.

Yang An Li Hue Bei, 35 tahun, perempuan itu, datang ke kantor UNHCR bersama suaminya Xiang Tao Hue Bei, 45 tahun dan anak mereka yang berusia 4 tahun.

"Mereka adalah suami istri beserta seorang anak kecil berusia 4 tahun,"  ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Tatan Dirsan saat dihubungi wartawan, Senin (23/12/2013).

Polisi, kata AKBP Tatan, mendapat laporan sekira pukul 16:00 WIB. Saat itu Sang Isteri, Yang An Li Hue Bei, menempelkan sebilah pisau di nadinya di kantor UNHCR.

Lewat penerjemah, polisi bernegosiasi meminta perempuan itu membatalkan niatnya. Setelah negosiasi yang alot, Yang An Li menyerahkan pisau itu.

Selanjutnya, tutur AKBP Tatan, pasangan suami isteri itu meminta dipanggilkan taksi. Mereka pergi bersama anak mereka menggunakan taksi.

"Mereka enggak jadi bunuh diri. Mereka minta taksi kita kasih, tapi kita enggak tahu maunya apa, " katanya.

Tidak diketahui apa motif keluarga itu mencoba bunuh diri. Mereka juga tidak mengaku saat ditanya tempat tinggalnya.

Belasan Ribu Miras Dimusnahkan Polresta Bekasi Kota

Selasa, 24 Desember 2013 09:11 WIB
PUSKOMINFO - Dalam rangka menyambut tahun baru 2014, Polresta Bekasi Kota bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Bekasi, Jawa Barat memusnahkan barang bukti minuman keras (miras), di Mapolresta setempat, Senin (23/12/2013).  

Kali ini, Satuan Reserse Narkoba Polresta Bekasi Kota memusnahkan barang bukti miras sebanyak 16.463 botol berbagai merk, 3 drum plastik berisi miras oplosan, 3 ember plastik berisi miras oplosan serta 8 galon berisi miras oplosan.  

Barang bukti ini merupakan miras milik tersangka Lindon Limbong dan Suroso yang disita aparat kepolisian sejak Juli hingga Desember 2013.  

Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Priyo Widyanto mengatakan pihaknya memusnahkan sedikitnya dua kali melakukan pemusnahan miras yakni menjelang Lebaran dan Natal.  

"Saya meminta jajaran Polsek-polsek untuk setiap hari, wajib melakukan operasi miras di wilayahnya meski cuma mendapatkan satu botol, satu kantong plastik. Kita ingin wilayah Kota Bekasi, tetap kondusif. Sehingga peredaran miras yang dapat mengganggu Kamtibmas, harus dilakukan operasi miras setiap hari," ujar Priyo Widyanto.  

Barang bukti belasan ribu miras tersebut dimusnahkan dengan menggunakan kendaraan alat berat.  

"Semua miras yang dimusnahkan merupakan minuman beralkholol di atas 5 persen," ujar Kasat Narkoba Polresta Bekasi Kota, Kompol Sukardi.  

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang dapat menekan peredaran miras di Kota Bekasi.  

"Kota Bekasi sudah memiliki Perda memperkuat pelaksaan pemusnahan miras. Ke depan, pemerintah daerah semakin bersinergis dalam memberantas peredaran miras di Kota Bekasi," ujarnya.