Senin, 30 September 2013

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bekuk 3 Bandar dan Pengedar Narkoba, Sita 130 kg Ganja dan 121 gram Shabu

Selasa, 1 Oktober 2013 13:31 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok membekuk 4 orang bandar sekaligus pengedar narkotika jenis ganja di Komplek Pelindo B 6 RT 13 RW 09 No. 31, Kel/Kec.Cilincing Jakarta Utara. Dari keempat pelaku JONNI alias NOJI, RUFI RAMDANI, YOGI SAFRIANDI.dan HERO SUWANTO, disita barang bukti 130 kg ganja dan 121 gram shabu.

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Ajun Komisaris Agung Yudha Adhi Nugraha mengatakan pengungkapan berawal dari adanya informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa rumah yang beralamat di Komplek Pelindo B 6 RT.13/RW 09 No. 31 Kel.Cilincing, Kec. Cilincing - Jakarta Utara, dijadikan Base Camp dan tempat penyimpanan Narkotika jenis Ganja dan Shabu. 

Informasi kemudian ditindaklanjuti, pada hari Kamis tanggal 26 September 2013 sekira pukul 14.00 WIB, anggota Satuan Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok dipimpin IPTU Emerich Simangunsong  melaksanakan Observasi dan Surveillance di sekitar TKP  selanjutnya melihat seorang laki – laki mecurigakan kemudian dilakukan penangkapan terhadap laki – laki tersebut dan mengaku bernama  JONNI alias NOJI.   

Selanjutnya dilakukan penggeledahan badan dan pakaian serta  rumah dan tertutup lainnya kedapatan Narkotika jenis Ganja sebanyak 70 bungkus / Bata  seberat 63 kilogram yang di simpan di dalam lemari pakaian kamar dan sebuah dompet bermotif kembang yang didalamnya terdapat 4 bungkus plastik bening kecil berisi Narkotika jenis shabu berat keseluruhan 7,44 gram bruto yang disimpan di ruang tamu. 

Saat diinterogasi, JONNI mengaku  masih ada Narkotika jenis Ganja dan Shabu  yang disimpan di sebuah rumah yang beralamat di Kosambi Cilincing - Jakarta Utara. 

Petugas pun bergerak ke lokasi yang ditunjukkan JONNI. Sekira pukul 16.30 WIB, di lokasi terlihat datang  dua orang laki – laki yang diduga pengedar. Petugas kemudian melakukan penangkapan dan mengaku bernama RUFI RAMDANI dan YOGI SAFRIANDI. Ketika dilakukan penggeledahan badan dan pakaian kedapatan 1 Bungkus plastik bening kecil berisi Shabu seberat 0,24 Gram bruto  yang di simpan dalam tas yang di bawa RUFI RAMDANI.

Tak berapa lama, sekira pukul 17.00 WIB datang lagi seorang laki- laki  yang juga diduga pengedar. Petugas pun langsung membekuk laki-laki tersebut yang mengaku bernama HERO SUWANTO. Dari badan HERO, petugas menemukan 3 bungkus/ Bata Narkotika jenis Ganja  seberat 3 kg dan 1 bungkus plastik bening kecil berisi Shabu. 

Dari rumah di Jl. Kosambi Cilincing, Jakarta Utara itu, Petugas juga menyita barang bukti berupa 67 Bungkus / Bata berisi Ganja seberat 62 Kilogram, 1 Bungkus plastic warna hitam yang didalamnya berisi Ganja seberat 2,5 Kilogram  dan sebuah tas warna hitam yang di dalamnya  terdapat 45  Bungkus plastik bening kecil berisi Narkotika jenis Shabu berat keseluruhan 120,23 Gram bruto.

Empat orang tersangka berikut barang bukti kini diamankan di Satuan Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi Telah Periksa 45 Saksi Pada Kasus Hilangnya Artefak di Museum Nasional

Selasa, 1 Oktober 2013 12:30 WIB
PUSKOMINFO - Penyidik gabungan Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya telah memeriksa 45 orang saksi dalam kasus hilangnya 4 artefak emas dari Museum Nasional atau Museum Gajah, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Penyidik juga telah menggelar pra rekonstruksi dan gelar perkara untuk mengungkap kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan, dari pra rekonstruksi dan gelar perkara yang dilakukan Senin (30/9/2013) sore, penyidik mengumpulkan dan mendata sejumlah data dan informasi tambahan.

"Saat ini datanya masih dianalisis, untuk langkah penyidikan selanjutnya," kata Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (1/10/2013).

Kombes Rikwanto menuturkan pra rekonstruksi dan gelar perkara bertujuan untuk mendalami keterangan saksi dan pendalaman kasus.

Pra rekonstruksi, katanya, dilakukan oleh tim penyidik yang melakukan penyidikan baik keluar maupun ke dalam. "Tim penyidik ke dalam adalah penyidik yang melakukan penyelidikan ke dalam museum, sementara tim penyidik keluar yakni menyelidiki kemana kemungkinan artefak dibawa pelaku setelah hilang dicuri dari museum," papar Kombes Rikwanto.

Menurut Kombes Rikwanto, meski sudah memeriksa 45 orang saksi namun sampai saat ini polisi belum menetapkan seorang pun tersangka.

Polsek Metro Pademangan Gerebek Pabrik Miras Jenis Ciu

Selasa, 1 Oktober 2013 12:07 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Pademangan menggrebek pabrik minuman keras jenis Ciu di Jalan Pademangan 4, RT 18/08, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (1/10/2013) dinihari tadi. Dari lokasi polisi mengamankan dua orang yaitu, Njun Kai, 58 tahun, (pemilik) dan Budiyanto, 32 tahun.

Selain itu di lokasi petugas juga menyita sebanyak 42 drum Ciu, 7 Galon, 8 Jiregen, 30 botol air mineral, 2 set Panci Penyulingan, 5 tabung gas LPG ukuran 12 kg, 6 karton botol kosong kemasan, 3 kompor gas, 1 bungkus ragi untuk fermentasi.

Kapolsek Metro Pademangan, Kompol Adre Ananta mengatakan, kegiatan pabrik ciu tersebut ilegal dan sudah lama memproduksi, menjual dan mengedarkan minuman keras tersebut. Ciu tersebut di produksi, sambung Andre, dengan cara fermentasi dan penyulingan, beras merah diberi air, gula, dan ragi kemudian didiamkan selama dua minggu. Setelah itu dilakukan proses penyulingan dimana uap hasil penyulingan tersebut berupa Arak/Ciu yang sudah jadi dan siap dijual.

“Menurut keterangan tersangka, mereka sudah hampir 1 tahun menjalankan bisnis produksi miras tanpa ijin tersebut. Kita masih lakukan pemeriksaan terhadap mereka,” jelas Kapolsek.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 24 (1) UU No 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian Juncto pasal  62 UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Subsider Pasal 140 dan 142 UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Ditemukan Besi 50 Cm Tergeletak di Samping Holly



Selasa, 1 Oktober 2013 11:52 WIB
PUSKOMINFO - Satpam Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan menemukan sebilah besi sepanjang 50 cm, di dekat korban Holly Anggela Hayu, 37 tahun. Holly tergeletak bersimbah darah di dalam kamar E 09 AT di lantai 9 Tower Ebony Apartemen Kalibata City

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (1/10/2013). "Satpam itu menemukan besi sepanjang 50 centimeter yang berada di dekat korban," kata Kombes Rikwanto.

Saat ini, kata Kombes Rikwanto, penyidik tengah memintai keterangan satpam dan dua orang yang membawa korban Holly ke rumah sakit.

"Tapi tidak menutup kemungkinan ada saksi lain yang akan dimintai keterangannya," lanjutnya.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki apakah ada hubungan antara kematian Mr X yang melompat dari lantai 9 dengan korban Holly yang diduga tewas karena dianiaya di dalam kamarnya.

"Apakah sebelum lompat Mr X menganiaya Holly dulu, atau bagaimana, itu masih kami selidiki," pungkasnya.

Dua Pelaku Curanmor Dilumpuhkan Polsek Curug Polresta Tangerang

Selasa, 1 Oktober 2013 09:12 WIB
PUSKOMINFO -  Petugas Polsek Curug Polresta Tangerang membekuk dua orang residivis pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi disekitar Kabupaten Tangerang. Keduanya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan saat hendak ditangkap.

Kedua pelaku yang berhasil digulung petugas adalah Roy Sudin alias Roy alias Jabeng, 22 tahun, warga Desa Ramea, Kecamatan Mandala Wangi dan Emans Jambrud, 24 tahun, warga Desa Sukasaru, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten.

“Mereka ditangkap usai beraksi, awalnya aksi mereka diketahui warga dan berusaha melarikan diri. Lalu kami berhasil menangkapnya dipersembunyiannya,” kata Kanit Reskrim Polsek Curug, Iptu Sobirin kepada wartawan, Senin (30/9/2013).

Dua pelaku dikatakan Iptu Sobirin berhasil disergap di tempat persembunyiannya, yaitu Kampung Pos Bitung, RT 19/04, Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

“Keduanya sempat melawan dan hendak melarikan diri hingga terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas,” ucapnya lagi.

Dari pemeriksaan, pelaku diketahui sudah 20 kali beraksi. Biasanya para menggasak sepeda motor yang diparkir di halaman rumah dan pinggir jalan.

Dari tangan para pelaku, petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor matic jenis Mio dengan Nopol B 3928 NOQ, satu lembar STNK, satu buah kunci kontak dan satu buat kunci leter T. Saat ini pelaku terancam dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal sembilan tahun.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 1 Oktober 2013

Selasa, 1 Oktober 2013 09:01 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini, Selasa, 1 Oktober 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : Citra Land
STNK: Citra Land

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gepembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM :  Dealer Honda Jl Dewi Sartika Cawang
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam operasional pelayanan pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

 STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut hubungi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp :  021-52960770 & 021-91304959, Fax : 021-5275090, SMS : 1717 atau email : tmc@lantas.metro.polri.go.id  

Mayat Perempuan Berdaster Mengapung di Ciliwung Pasar Minggu

Headline
Foto Ilustrasi
Selasa, 1 Oktober 2013 08:50 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di bantaran kali Ciliwung, tepatnya di Jalan Gunuk V, Poltangan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Senin (30/9/2013) siang.

Saat ditemukan, mayat itu dalam posisi telungkup di pinggir kali dengan tumpukan sampah. Selain itu, perempuan separuh baya itu mengenakan baju daster motif bunga warna abu-abu. Kemudian, tampak ada tiga buah cincin yang menempel di jari-jari tangan korban.

Wakapolsek Metro Pasar Minggu, AKP Agus Prayitno saat dihubungi wartawan mengatakan, awalnya pihaknya mendapat laporan dari warga masyarakat RT 09/03 bahwa di Kali Ciliwung ada sesosok mayat perempuan.

"Begitu dicek TKP proses penyidikan, identitas masih diselidiki. Warga juga tidak ada yang mengenalinya," ujar Wakapolsek.

Kata Wakapolsek, setelah dicek untuk sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat ini, mayat berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

Adik Dipukuli Polisi, Kakak Lapor Propam

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Anggota Reserse Kriminal Polres Pamekasan berinisial T, dilaporkan ke Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Pamekasan atas dugaan pemukulan terhadap Rudi Hartono, warga Dusun Bangkal, Desa Lembung, Kecamatan Galis.Laporan itu disampaikan kakak korban, Munawir Efendi, warga Jalan Mesrul, Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan, Senin (30/9/2013). Kepada sejumlah wartawan,

Siswi SMK Jual Kegadisan demi Beli Kawat Gigi

BALIKPAPAN, KOMPAS.com — Aparat kepolisian Balikpapan, Kalimantan Timur, menciduk empat perempuan yang masih berstatus pelajar sekolah menengah atas dan kejuruan dari berbagai tempat berbeda di Balikpapan, minggu lalu. Keempat pelajar itu adalah HD (17), SL, dan SN yang masih berusia 16 tahun, serta NV yang masih 15 tahun.Keempatnya ditangkap lantaran terlibat menjual kegadisan Ty, 16 tahun,

Pentolan Curanmor Tewas Baku Tembak dengan Petugas Polresta Tangerang

Selasa, 1 Oktober 2013 08:31 WIB
PUSKOMINFO - Pentolan komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) tewas ditembus peluru setelah baku tembak dengan anggota Tim Ranmor Polres Kota Tangerang di Kampung Klanturan, RT 01/02, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (30/9/2013) siang.

Tersangka tewas bernama Rusdi, 27 tahun, alap-alap motor asal Tanggamus Lampung Timur itu tewas dalam perjalanan ke RS Polri Kramat Jati setelah dua butir timah panas menembus dada dan kaki kananya.

Tak hanya Rusdi, polisi juga menangkap Wardoyo alias Eko, 23 tahun, dan Aisani,27 tahun.

Dari komplotan itu, polisi menyita sepucuk senjata api rakitan , satu senjata tajam, kunci leter T dan dua sepeda motor yang digunakan untuk kejahatan.

Aksi baku tembak itu berawal ketika anggota polisi yang dipimpin Aiptu Bambang R memergoki ketiganya tengah mencuri motor milik warga yang diparkir di depan rumah. “Anggota sedang observasi wilayah melihat pelaku tengah mencongkel motor,” Kata Kanit Ranmor Polresta Tangerang, Iptu David Yunior Kanitero.

Rupanya kedatangan petugas tercium oleh pelaku. Mereka memilih untuk kabur. Ketika akan disergap, Rusdi tiba-tiba mengeluarkan pistol dari balik jaketnya. Baku tembak antara pelaku dengan polisi pun terjadi. Residivis yang baru dua bulan keluar penjara itu akhirnya roboh setelah dua butir timah panas bersarang di dada dan kaki kanan.

“Ketika disergap, Rusdi malah mencoba menembak. Beruntung tembakan pelaku tak mengenai anggota,” ungkap Iptu David Kanitero.

Melihat Rusdi terkapar, Wardoyo dan Sani yang saat itu hendak kabur menggunakan sepeda motor langsung menyerah. Anggota komplotan Rusdi Cs kemudian dibawa petugas bersama barang bukti ke Polres Kota Tangerang.

Dalam aksinya, kata Iptu David, kelompok Rusdi dikenal sadis dan tak segan-segan melukai korbannya. Terbukti, ketika sedang beraksi bersama Herman di daerah Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan pemilik motor ditembak pelaku ketika aksinya dipergoki korban yang keluar dari dalam klinik.

“Herman, rekan Rusdi, tewas dalam penyergapan di daerah Cikupa beberapa waktu lalu. Sedangkan Rusdi kami tangkap dan diadili,” ungkap Iptu David.

Rupanya hukuman dua tahun penjara di dalam LP Pemuda Tangerang tak membuat jera Rusdi. Baru dua bulan menghirup udara bebas, residivis curanmor itu malah membentuk kelompok baru.

“Sejak bebas, Rusdi mengumpulkan kembali para residivis untuk melakukan pencurian motor,” ungkapnya.

Ratusan Rumah Terbakar di Kelapa Gading

Selasa, 1 Oktober 2013 08:13 WIB
PUSKOMINFO - Ratusan rumah hangus dalam musibah kebakaran besar yang melanda pemukiman di RT 07 RW 13 Jalan Boulevard, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (1/10/2013) dinihari.

Kebakaran dekat Mal Artha Gading yang terjadi sekira pukul 03:00 WIB itu belum diketahui penyebabnya. Berdasarkan informasi dari Polsek Metro Kelapa Gading, ada ratusan rumah yang terbakar dalam insiden itu. Petugas mengerahkan 33 unit mobil pemadam, 26 unit dari Sudin Damkar Jakarta Barat, sisanya dibantu dari daerah lain.

Belum ada laporan korban jiwa dalam musibah tersebut. Hingga kini petugas masih berada di lokasi untuk mengantisipasi munculnya api susulan.

Seorang Pria Diduga Bunuh Diri Setelah Menggorok Leher Wanita di Apartemen Kalibata City


Seorang pria diduga bunuh diri di apartemen Kalibata City, Senin (30/9/2013) malam

Selasa, 1 Oktober 2013 07:20 WIB
PUSKOMINFO - Warga di Apartemen Kalibata City pada Senin (30/9/2013) malam dikejutkan dengan peristiwa dugaan bunuh diri. Seorang pria tiba-tiba saja menjatuhkan diri dari menara Ebony dan tewas seketika.Sebelum bunuh diri, pria tanpa identitas itu diduga menggorok leher seorang perempuan di dalam kamar di lantai 9.

Peristiwa terjadi sekira pukul 22:45 WIB. Berawal dari adanya informasi dari petugas Security Apartemen yang memberitahukan kepada petugas Polsek Metro Pancoran bahwa telah ditemukan seorang laki-laki telah meninggal dunia akibat jatuh dari lantai 9 apartemen.

Atas informasi tersebut, Kapolsek Metro Pancoran, Kompol I Nengah bersama anggota Reskrim kemudian mendatangi lokasi dan ternyata benar terdapat seorang pria berusia sekira 30 tahun telah meninggal dunia. Pria itu menggunakan sepatu kets, celana, dan kaus coklat. Terdapat luka di kepala bagian belakang, rusuk kiri terbaret dan rusuk kanan patah.

Keterangan saksi-saksi di lokasi, pria itu menjatuhkan diri dari lantai 9. Petugas pun mengecek ke lantai 9 dan mendapati seorang wanita di kamar E 09 AT dalam keadaan terikat posisi tertelungkup dan ditemukan luka pada bagian kepala, leher dan wajah berlumuran darah.

"Korban ada dua. Satu korban laki-laki yang jatuh ke bawah, dan satu lagi perempuan yang dia gorok di kamar," ujar Kapolsek Pancoran Komisaris I Nengah di lokasi kejadian, Senin (30/9/2013) malam.

Pada bagian pintu kamar terdapat sedikit bercak darah. Sementara di bagian dalamnya, terlihat sejumlah perabotan yang berantakan dan lantainya penuh bercak darah sampai ke bagian jendela.
 
Petugas gabungan Polsek Metro Pancoran dan Polres Metro Jakarta Selatan yang melakukan Olah TKP menduga laki-laki tewas yang ditemukan di taman tower Ebony, Apartemen Kalibata City itu diduga melakukan kekerasan terhadap seorang perempuan di kamar E 09 AT sebelum akhirnya melompat dari lantai 9 apartemen itu. Setelah menggorok leher perempuan tersebut, barulah diduga si lelaki menjatuhkan diri dari lantai 9 sekira pukul 23:00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi mata, pria itu sempat tersangkut di lantai 4 sebelum akhirnya mendarat dengan keras di taman tower Ebony yang berlantaikan batu. Ketinggian lantai 9 apartemen itu sekitar 20 meter.

Korban perempuan yang digorok pada bagian leher dalam kondisi kritis kemudian dilarikan ke RS Tria Dipa. Namun sesaat setelah tiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Petugas hingga kini belum mengetahui motif insiden ganda tersebut. Petugas juga belum menemukan senjata tajam di lokasi. "Kami sudah selesai olah TKP. Belum menemukan senjata tajam," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Novi Nurohmad, di lokasi kejadian, Selasa dini hari.

Dari manajemen Kalibata City, kata Kompol Novi, diketahui kamar tersebut dimiliki oleh Holly Angela Hayu. "Bisa jadi Holly itu korban perempuannya, tapi kami belum bisa pastikan," ucap Kompol Novi.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga sudah memintai keterangan saksi di lokasi kejadian. Saksi yang diminta keterangan antara lain dua orang petugas keamanan apartemen tersebut.

Polsek Bojong Gede Bekuk Lima Pengedar dan Sita 1 Kg Ganja


Senin, 30 September 2013 15:57 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Bojong Gede Polresta Depok membekuk lima kawanan pengedar ganja untuk wilayah Bogor dan Depok. Dari lima pelaku disita 1 Kg ganja kering siap edar.

Penangkapan para tersangka berawal ketika petugas yang tengah menggelar Operasi Cipta Kondisi mengamankan seorang remaja bernama Ardiansyah, 23 tahun, saat sedang menongkrong di pinggir Jalan Baru, Bambu Kuning, Bojong Gede, Kab. Bogor, Kamis (26/9/2013) malam, yang kedapatan memiliki narkotika jenis ganja.

Menurut Kapolsek Bojong Gede, Kompol Bambang Irianto, dari pengakuan Ardiansyah empat pelaku lainnya ditangkap di beberapa tempat yang berbeda. Yaitu ; Zulhan, 23, warga Kp Kalibata RT. 03/11, Agus Mulyana, 25, warga Kp. Blok Asem RT 03/02 Kelurahan Sukaresmi Tanah Sarelal, Enta Irawan, 31, warga Kp. Cilubang RT 02/08 Setu Gede Bogor Barat dan Nur Suki, 20, warga Bojong Jengkol RT 02/05 Cilebut Barat Sukaraja Bogor.

“Jaringan keempat temannya yang ditangkap bertugas sebagai kurir,”ujar Kapolsek kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (30/9/2013) siang.

Kapolsek mengatakan ganja yang disita 1 Kg . “Perpaketnya diharga sekitar Rp. 50 ribu ada juga hingga Rp. 500 ribu. Keuntungan yang didapatkan dua kali lipat dari penjualan,”katanya.

Dari pengakuan Ardiansyah, ganja diperoleh dari seseorang di wilayah bogor.”Keuntungan dari jual ganja digunakan untuk kebutuhan sehari- hari menompang kebutuhan keluarga,”paparnya.

Polda Metro Jaya Periksa 10 Saksi Terkait Ledakan Granat di Rumah Pola Winson

Rumah seorang pengusaha, Pola Winson, di Tamansari Bali View, 
Jalan Kintamani, Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur, menjadi sasaran 
pelemparan granat, Jumat (27/9/2013) pada pukul 03.30 WIB. 
Akibat ledakan itu, kaca rumah bagian kiri hancur. (Foto: Kompas.com)

Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto kepada wartawan, Senin (30/9/2013).

Menurut Kabid Humas, Polisi juga tengah memeriksa kemungkinan pelaku melarikan diri lewat jalan mana. Karena, terdapat beberapa jalan masuk dan keluar pada kompleks Bali View tersebut.

"Penyidik masih menganalisa hal-hal yang berkaitan dengan motif, kejadian dan sistem keamanan kompleks," kata Kabid Humas Rikwanto.

Rumah Winson dilempar granat oleh pelaku tak dikenal pada Jumat (27/9/2013) sekira pukul 03:30 WIB. Pelaku diduga berjumlah dua orang yang menggunakan sepeda motor.

Minggu, 29 September 2013

Mayat Lelaki Berkaos YAMAHA Ditemukan Mengambang di Kali Ciliwung Jagakarsa

Senin, 30 September 2013 09:17 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengambang di kali Ciliwung di Gang Sonton RT 003/002 Kelurahan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (30/9/2013) pagi tadi.

Mayat tanpa identitas tersebut ditemukan warga sekira pukul 07:00 WIB. Mayat pertama kali ditemukan oleh Rohadi, 40 tahun, pedagang yang melintas di lokasi melihat mayat yang mengambang dengan posisi tertelungkup.

Penemuan kemudian dilaporkan ke warga sekitar dan diteruskan ke pihak kepolisian Polsek Metro Jagakarsa.

Petugas yang datang ke lokasi melakukan identifikasi tidak menemukan kartu identitas di tubuh korban. Saat ditemukan posisi mayat tertelungkup, kulit sudah mengelupas dan lidah menjulur. Mayat mengenakan baju kaos warna putih bertuliskan YAMAHA dan hanya memakai celana dalam warna hitam. Ciri-ciri korban, tinggi badan 160 cm, rambut hitam lurus pendek, diperkirakan berusia 30 tahun.

Oleh petugas, mayat kemudian dikirim ke RS. Fatmawati guna kepentingan visum. Ditangani Polsek Metro Jagakarsa.

Dobrak Pintu Keraton, Supir Hartop Disebut-sebut jadi Tersangka

Liputan6.com, Surakarta : Kepolisian Resor Kota Surakarta disebut-sebut telah menetapkan seorang pelaku yang mendobrak pintu Sasono Putro Keraton Kasunanan Surakarta, Jawa Tengah sebagai tersangka. Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Surakarta, Kompol Rudi Hartono, usai tim penyidik Polresta Surakarta berkonsultasi dengan saksi ahli pidana.Terhadap tersangka tersebut, polisi akan

Diduga Mencuri, Pria Di Klender Tewas Tersetrum di Atas Plafon

Liputan6.com, Jakarta : Tengah malam, Warga Klender digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tewas tersengat aliran listrik di loteng sebuah Bank milik pemerintah di Jalan Teratai Putih, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Minggu (29/9/2013). Korban diduga tewas tersetrum saat berada di dalam loteng, ketika ingin mencuri di dalam gedung.Informasi yang dihimpun Liputan 6 SCTV, Senin (30/9/

Kerap Jual Sabu, Pasutri di Pasuruan Diciduk Polisi

Liputan6.com, Pasuruan : Pasangan suami istri diciduk polisi lantaran tertangkap tangan sedang pesta sabu-sabu bersama 3 orang rekannya yang merupakan perangkat desa di Pasuruan Jawa Tengah. Tak hanya itu, pasangan suami istri ini diketahui sebagai bandar narkoba jenis sabu.Dalam tayangan Liputan6 SCTV, Senin (30/9/2013) Ita Sulistyowati yang tengah hamil 6 bulan ini bersama suaminya Sakri

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 30 September 2013

Senin, 30 September 2013 08:50 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini, Senin,  30 September 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : Citra Land
STNK: Citra Land

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gepembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM :  Dealer Honda Jl Dewi Sartika Cawang
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam operasional pelayanan pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

 STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut hubungi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp :  021-52960770 & 021-91304959, Fax : 021-5275090, SMS : 1717 atau email : tmc@lantas.metro.polri.go.id  

Kebakaran di PT. Gosen Pacifik Sukses Makmur Tangerang, Dua Orang Luka Bakar


Senin, 30 September 2013 08:29 WIB
PUSKOMINFO - PT. Gosen Pacifik Sukses Makmur di Kampung Kalisari KM 4 Nomor 7, Kelurahan Uwung Jaya, Kota Tangerang, terbakar. Dua orang mengalami luka bakar dalam peristiwa yang terjadi  Minggu (29/9/2013) malam.

Informasi dari Polsek Metro Jatiuwung, kebakaran pada Pabrik yang memproduksi plastik dan kardus itu diketahui sekira pukul 17:00 WIB. Api diketahui berasal dari bagian gudang roll produksi cefron (Besek Plastik).

Sempat terjadi ledakan disertai api membesar dari area pabrik hingga penduduk sekitar kocar-kacir menyelamatkan diri. Ledakan diduga berasal dari tabung gas di pabrik tersebut.

Api berhasil dipadamkan sekira pukul 22:30 WIB dengan bantuan 14 unit mobil pemadam kebakaran. Terdapat dua orang luka bakar yaitu Ken, 35 tahun, dan Jumiko, 27 tahun, kini keduanya dirawat di RSUD Kota Tangerang.

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan Polsek Metro Sawah Besar

Senin, 30 September 2013 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 2.300 botol minuman keras (miras) berbagai merek, dimusnahkan Polsek Metro Sawah Besar, Jakarta Pusat. Ribuan botol miras itu, merupakan hasil razia dan sitaan aparat Polsek Metro Sawah Besar selama dua pekan di Kelurahan Gunung Sahari Utara dan Kelurahan Karang Anyar, Jakarta Pusat.

Kapolsek Metro Sawah Besar, Komisaris Polisi (Kompol) Sintho Silitonga mengatakan, pihaknya menyita ribuan botol miras tersebut berkat bantuan aparat rukun warga (RW) yang melakukan pemantauan dan pelaporan terkait penjualan miras tanpa izin.

"Masyarakat sekitar kelurahan itu menjadi resah dengan keberadaan penjualan miras. Penjualannya pun tanpa izin, sehingga kita lakukan penyitaan dan pemusnahan," kata Kapolsek kepada wartawan, Sabtu (28/9/2013).

Sesuai Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP MB), mengedarkan miras ilegal melanggar Pasal 32 UU No 3 tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan, pasal 142 UU No 18 tahun 2002 tentang Pangan, dan Pasal 31 Peraturan Menteri Perdagangan RI No 43 tahun 2009 tentang Peredaran Miras.

"Razia akan terus kami lakukan di sekitar Sawah Besar yang tidak mempunyai izin edar. Jika ditemukan akan kita sita," tegas Kapolsek.

Kecelakaan Kerja, Pekerja Pabrik Tewas Terjepit Mesin Pembuang Limbah

Senin, 30 September 2013 08:13 WIB
PUSKOMINFO - Dadang, seorang buruh di PT Pulogadung Stell, Jl. Pulo Lentut Kawasan Industri Pulogadung, Cakung, Jakarta Timur, tewas akibat terjepit mesin pembuang limbah saat bekerja

Peristiwa kecelakaan kerja tersebut terjadi pada Sabtu (28/9/2013) sore.

"Kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB. Saat korban memasang skell dengan skop, kepala korban tersangkut dan terjepit mesin konpaiyer (mesin pembuang limbah)," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Didik Haryadi, Minggu (29/9/2013).

Kompol Didik menjelaskan, korban langsung meninggal dilokasi kejadian. Didik menuturkan, kondisi warga RT 14 RW 01 Rawaterate Cakung tersebut sangat memprihatinkan.

"Kepala dan tangan kanannya menghitam seperti gosong. Dua orang saksi sudah dimintai keterangannya," lanjutnya.

Untuk kepentingan penyidikan jenazah, korban sudah dibawa ke RSCM untuk divisum. Sementara polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

Si 'Pilot' Pencongkel Mobil Terpaksa Dilumpuhkan Polsek Kelapa Dua

Senin, 30 September 2013 07:46 WIB
PUSKOMINFO - M. Jafar alias Pilot, 33 tahun, anggota komplotan pencongkel pintu mobil, terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan timah panas oleh petugas Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Pilot, salah satu anggota komplotan pencongkel pintu mobil yang sering beraksi di wilayah Jabotabek – Bandung itu dilumpuhkan dengan dua butir timah panas di kedua betisnya oleh Tim Anti Bandit Polsek Kelapa Dua karena mencoba kabur ketika diminta menunjukan tempat persembunyian gembong komplotannya di Kampung Bencongan, RT 04/01, Kec. Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (29/9/2013) malam.

“Tembakan peringatan ke udara tak dihiraukan pelaku. Tindakan tegas terpaksa diambil oleh anggota,” ungkap Kapolsek Kelapa Dua, Kompol R Sulistiyo, SE didampingi Kanit Reskrim Iptu Ade M. Ali kepada Wartawan, Minggu (29/9/2013) malam.

Penangkapan Jafar, kata kapolsek, berawal dari rekaman kamera CCTV di dalam rumah sakit Bethsaida, Gading Serpong, Kelapa Dua, Kab. Tangerang.

Dalam rekaman itu, aksi komplotan pencongkel pintu mobil itu terekam kamera pengintai tengah mencongkel pintu mobil Honda CRV B1915 PO milik Boby Hendry yang diparkir di dalam rumah sakit.

“Tas berisi laptop dan barang elektronik lainnya digasak pelaku. Total kerugian mencapai Rp 60 juta,” kata Kapolsek.

Petunjuk berharga dari rekaman CCTV tak disia-siakan Tim Anti bandit Polsek Kelapa Dua pimpinan Brigadir Ading Asroni. Dalam kurun waktu 24 jam, terang Kapolsek, pihaknya menelusuri keberadaan komplotan pencongkel pintu mobil.

Jafar dibekuk petugas ketika tengah mengembalikan mobil rental yang disewanya untuk beraksi.

Alhamdulillah, kerja keras anggota berbuah hasil. Saat ini tim masih berada diluar memburu pelaku lainnya,” papar Kanit Reskrim Iptu Ade M. Ali.

Kepada petugas, Jafar mengaku sudah puluhan kali beraksi di wilayah Jabotabek hingga Bandung, Jawa Barat. Bapak dua anak itu mengaku diajak sang kapten komplotan berinisial Rb.

Pengakuan Jafar, aksi kejahatan yang dilakukan komplotannya itu dilakukan setiap tiga hari sekali. Mobil yang ditumpangi empat orang pelaku itu selalu berputar-putar keluar masuk pusat perbelanjaan. Mereka biasa mengincar mobil di dalam basement mall.

Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Atas Plafon Bank BRI

Senin, 30 September 2013 07:27 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki-laki ditemukan dalam keadaan mulai membusuk di sebuah plafon atau eternit kantor Bank BRI di Jalan Teratai Putih, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (29/9/2013), sekira pukul 19:00 WIB.

Mayat diketahui bernama Gunawan alias Gugun, 27 tahun, merupakan seorang pedagang rokok asongan yang sudah bertahun-tahun mangkal di wilayah tersebut. Mayat cepat dikenali pemilik gedung karena diberi kepercayaaan memegang kunci gedung. Gugun tewas diduga karena sengatan listrik.

“Dia (Gugun) dikenal pedagang rokok sudah bertahun tahun, di kawasan tersebut, sampai pemilik gedung mempercayakan megang kunci gedung, karena kalau dia mandi atau apa suka di sana,” kata petugas piket Polsek Metro Duren Sawit, Iptu Tumikam kepada wartawan, Minggu (29/9/2013).

Saat pemeriksaan jasad Gugun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Petugas hanya menemukan luka bakar di bagian kaki. Saat ditemukan kondisi jenazah sudah mulai membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap.Gugun diperkirakan meninggal pada Sabtu 28 September lalu.

“Dia ditemukan dekat kabel listrik blower AC di loteng. Dia diperkirakan meninggalnya kemarin, sekarang mayatnya sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati,” tutupnya.

Jumat, 27 September 2013

Lagi, Novi Amelia Berhalusinasi dan...

JAKARTA, KOMPAS.com — Model majalah dewasa, Novi Amelia, kembali berurusan dengan aparat hukum. Karena kembali bertingkah tak wajar, Jumat (27/9/2013) malam, Novi digelandang warga setempat ke Polsek Setiabudi, Jakarta Selatan. Tak lama kemudian, dia dipindahkan ke Mapolres Jakarta Selatan."Tadi di SPK (Sentra Pelayanan Kepolisian, red) sini. Akhirnya, saya minta polwan-polwan sini turun. (Tapi)

Pesta Miras di Kuburan, 7 Pelajar Diamankan

JEMBER, KOMPAS.com - Sebanyak 7 pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 2 pemuda di Jember, Jawa Timur diamankan di Mapolsek Kaliwates. Mereka diciduk karena kedapatan berpesta minuman keras, Jumat (27/9/13)."Mereka kami gerebek di salah satu kompleks pemakaman di Jalan Teratai," ujar Kepala Kepolisian Sektor Kaliwates, Komisaris Polisi Nurmala.Penggrebekan itu berkat sikap proaktif

Kalah Bersaing Cinta, Tukang Ojek Aniaya Siswa SMP

TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Seorang tukang ojek bernama Nandar (22), warga Desa Cikalong, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, menghajar seorang siswa SMP bernama Firman (15) karena kalah bersaing untuk mendapatkan cinta seorang pelajar putri sebuah SMP berinisial D (14).Nandar mengaku sakit hati melihat gadis idamannya telah memiliki pacar, yaitu korban. Ia merasa kalah bersaing dengan

Ingin Lolos Tes CPNS Kemenkeu, Esti Malah Tertipu Rp 205 Juta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Seorang perempuan asal Kalegen, Bandongan, Magelang, Jawa Tengah, Estiningsih (26), mendatangi Ombudsman Republik Indonesia (ORI) wilayah Jateng DIY di Jalan Woltermonginsidi Nomor 20, Yogyakarta, Jumat (27/9/2013) pukul 11.00 WIB. Dia mengadukan kasus penipuan penerimaan CPNS yang dialaminya hingga menderita kerugian Rp 205 juta.Di depan Ketua ORI Jateng DIY Budi Masturi

Tegur Orang Mabuk, Pein Tewas akibat Ditinju

MANADO, KOMPAS.com - Bermaksud menegur dua orang yang sedang berkelahi, Pein Mopay (50), warga Kelurahan Bengkol Lingkungan 2 Kecamatan Mapanget, Manado malah kehilangan nyawa.Peristiwa yang terjadi pada Jumat (27/9/2013) sekitar pukul 22.30 Wita tersebut bermula dari keributan yang pecah di depan rumah Pein di Bengkol.. Dua orang mabuk saling mengejar dan masuk halaman rumah korban.Pein yang

Kamis, 26 September 2013

Penganiayaan

Jumat, 27 September 2013 10.05 WIB
Tkp : Jl. Raya Sanggrahan bawah jembatan tol Meruya Jakarta Barat.
Korban : Damar Sadewo, 16 Th.
Saksi : Riski 15 Th, Faizin 15 Th, Budi 15 Th dan Boy 15 Th.
Pelaku : Lidik.
Kronologis : Saat korban dan saksi pulang sekolah mengendarai motor bertiga dan melintas di tkp bertemu dengan pelajar Budi Murni sebanyak 9 orang mengendarai motor, kemudian saling serang dan salah satu pelaku membacok korban dengan menggunakan samurai sehingga mengenai lengan kanan dan kiri korban.
Kasus ditangani : Sektro Kembangan.

Pengeroyokan

Jumat, 27 September 2013 09:58 WIB
Tkp : Jl. H. Udin RT11/03 Kembangan Jakarta Barat.
Korban : Choerudin, 30 Th.
Saksi : Burhan, 20 Th.
Pelaku : Lidik.
Kronologis : Saat korban dan saksi sedang berada di dalam mes, tiba-tiba datang 5 orang pelaku masuk ke dalam mes sedangkan korban berada dikamar ganti baju, kemudian korban ditarik pelaku kemudian dipukul dengan menggunakan gitar dan ada yang memukul menggunakan batu bata sehingga korban jatuh dipukul, diinjak-injak sampai korban pingsan. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek dibagian kepala, badan memar dan lengan kanan retak.
Kasus ditangani : Sektro Kembangan.

Pencurian dengan kekerasan


Jumat, 27 September 2013 09:48 WIB
Tkp    : Halaman restoran Padang raya Jalan Juanda Raya No. 20 B Jakarta Pusat.
Tgl kejadian : 27 September 2013, pukul 01.05 WIB.
Korban          : Mashuri, 30 Th.
Saksi           : Badrun, 30 Th.
Pelaku           : Lidik.
Kerugian     : Motor Honda No.pol B-6008-PIA.
Kronologis   : ketika korban tiba di tkp, kemudian parkir dan masuk ke dalam restoran, sewaktu korban di dalam, korban mendengar pelaku menyuruh saksi dengan kata-kata “masuk” sambil berusaha membuka kunci motor korban, saat korban keluar lalu pelaku menodongkan senpi ke arah korban sambil membentak “masuk”  karena takut korban langsung masuk, kemudian pelaku berhasil membawa motor korban dan menembakan senjata dan mengenai dinding triplek pajangan minuman yang ada di restoran.
Kasus ditangani     : Sektro Gambir.