PUSKOMINFO - Satu orang preman babak belur dihajar warga setelah tertangkap memalak korbannya di di Jalan Tebet Timur Dalam XI, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (17/12/2013) malam. Sedangkan dua orang rekan pelaku berhasil kabur dari kejaran warga.
Pelaku yang berhasil ditangkap dan dikeroyok warga bernama Riyanto, 22 tahun, warga Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan. Pelaku yang dalam kondisi babak belur itu kini tergolek lemah di dalam sel tahanan Polsek Metro Tebet.
Kapolsek Tebet, Kompol I Ketut Sudarma mengatakan, awal mula peristiwa penangkapan seorang preman tersebut bermula dari tindakan pemalakan yang dilakukan oleh Riyanto bersama kedua rekannya.
Riyanto yang diketahui berboncengan bertiga dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo bernomor polisi B6646SUH warna hitam itu kemudian menghampiri Darman, 18 tahun, pemuda asal Brebes, Jawa Tengah.
"Ketiga pelaku tiba-tiba menghampiri korban dan memintai uang korban, tapi korban tidak memberikan uangnya. Melihat korban memakai HP, pelaku kemudian merampas hp dan tas milik korban. Korban yang melawan akhirnya dikeroyok oleh ketiga preman itu," jelas Kapolsek.
Namun, sial bagi Riyanto dan kawan-kawan. Darman kemudian berteriak meminta tolong kepada beberapa orang teman-temannya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Mendengar teriakan Darman, seluruh temannya pun beranjak mengejar ketiga pelaku hingga berhasil menangkap satu pelaku kemudian menghakiminya.
"Petugas yang sedang berpatroli langsung mengamankan satu orang pelaku dan sepeda motor yang digunakan pelaku. Sedangkan kedua pelaku yang membawa HP milik korban masih kami buru," jelasnya.
Atas perbuatan tersebut, Riyanto kini mendekam di sel tahanan Polsek Metro Tebet. Dirinya dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar