Jumat, 11 Oktober 2013 07:44 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menetapkan empat orang terlibat dalam pembunuhan Holly Angela Hayu di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Mereka punya peran masing-masing.
"Kelompok mereka ada empat orang yakni El Risky, S, L, dan satu pelaku masih DPO. Pimpinannya si S," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Kamis (10/10/2013).
Lanjut Kabid Humas, S ditangkap di Karawang, Jawa Barat, Senin (7/10/2013). "S yang merekrut tiga pelaku lainnya yakni, L, El Rizki, dan satu DPO (daftar pencarian orang) yang masih buron," jelas Kombes Rikwanto.
Para pelaku mempunyai peran masing-masing untuk menghabisi nyawa dara cantik asal Salatiga itu. El Risky dan S adalah eksekutor.
"Tersangka L dan satu DPO yang masih diburu bertugas menjaga di lantai dasar apartemen. Mereka (L dan DPO) ada di lokasi, tapi mereka tidak di kamar. Mereka ada di bawah. Sempat ke atas namun kembali lagi ke bawah," tutup Rikwanto.
Polisi telah menangkap L di Perumahan Griya Laras Asri, Blok B1 nomor 7, Desa Tonjong, Bojong Gede, Depok pada Senin 7 Oktober 2013. Sedangkan S ditangkap di Karawang, Jawa Barat, Rabu 9 Oktober 2013.
Holly tewas dengan luka serius di bagian kepala. Diduga kuat terkena hantaman benda keras. Saat olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan besi sepanjang 50 Cm di kamar korban.
Tak hanya Holly, seorang pria yang diketahui bernama El Risky Yudhistira juga ditemukan tewas, diduga melompat dari lantai sembilan, yang diketahui berasal dari kamar Holly.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), satu dari empat pelaku pembunuhan terhadap Holly Angela yaitu El Rizki Yudhistira, diketahui jatuh dari lantai 9 karena gagal bergantung di sehelai handuk yang dipersiapkan para pelaku untuk melarikan diri.
Para pelaku diketahui bergantung dengan sehelai handuk yang diikatkan, bergantung turun ke lantai 8, dan kemudian menjebol pintu kamar di lantai 8 tersebut untuk kemudian kabur.
Para pelaku menjebol dan merusak pintu kamar di lantai 8 yang tak berpenghuni dari dalam. Kemudian mereka pergi ke lantai enam melalui tangga darurat.
Kamar di lantai 6 merupakan kamar yang disewa para pelaku sejak Agustus 2013. Kamar disewa atas nama El Rizki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar