Rabu, 04 Desember 2013

Pedagang Buah Tewas Ditembak Perampok Motor di Tambun Bekasi

Kamis, 5 Desember 2013 08:57 WIB
PUSKOMINFO - Ahmad Khotib, 45 tahun, seorang pedagang buah akhirnya meninggal dunia setelah dada kirinya ditembus timah panas perampok yang beraksi di depan Bengkel 'Efan Bumen Motor' di Jl. Raya Karangsatria RT 02 RW 07, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (4/12/2013) siang. Korban ditembak perampok karena mempertahankan sepeda motornya yang akan dicuri. Empat perampok akhirnya gagal mengambil sepeda motor korban.

Menurut keterangan Julianto, 35 tahun, pemilik bengkel 'Efan Bumen Motor', bengkelnya didatangi empat orang. Salah satunya langsung menempelkan pistol ke kepalanya dan menggiring korban masuk ke kamar mandi. “Jangan teriak masuk… masuk,” hardik pelaku ditirukan Julianto.

Sedangkan pelaku lainnya berusaha mengambil sepeda motor milik Ahmad Khotib yang di parkir di depan bengkel dan ditinggal untuk berdagang. Namun karena lama mesin motor Yamaha Vixion itu tidak bisa hidup, pelaku kemudian membawa motor ke dalam bengkel dan meminta Julianto keluar dari kamar mandi untuk menghidupkan mesin motor.

Aksi tersebut kemudian diketahui Ahmad Khotib sambil berteriak "hai motor gue mau diapain". Namun ketika Ahmad Chotib sampai di pelataran depan bengkel, tiba-tiba seorang pelaku menembak. Chotib tersungkur setelah dada kirinya dirobek timah panas. Warga menyaksikan itu terkesima. Empat penjahat itu kabur menggunakan 2 sepeda motor dan gagal mengambil sepeda motor korban. Pelaku hanya membawa kabur HP dan dompet milik Julianto yang berisi uang Rp 100 ribu, kartu ATM BNI serta STNK sepeda motor.

Warga kemudian menolong korban yang masih bernafas ke klinik tak jauh dari lokasi kejadian. Namun nyawa pedagang buah itu melayang dalam perjalanan.

Petugas Polsek Tambun maupun Polresta Bekasi datang ke lokasi setelah mendapat laporan warga.

Kapolsek Tambun, AKP Indra Arya Yudha mengatakan berdasar keterangan saksi-saksi di lokasi, penjahatnya 4 orang semua memegang senjata api dan perawakan mereka tergolong masih muda. “Pelakunya 3 orang remaja dan satu orang dewasa. Mereka mengenakan helm dan jaket,” papar Kapolsek

Kini petugas masih memburu pelakunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar