Kamis, 05 Desember 2013

Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bogor Dibekuk Satuan Jatanras Polda Metro Jaya

Sketsa wajah mayat korban pembunuhan di Bogor 
Jumat, 6 Desember 2013 13:12 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap pelaku pembunuhan wanita dalam koper yang ditemukan di Kali Cinyurug, Desa Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 2 November 2013 lalu. Tersangka yang ditangkap bernama Suherman, 31 tahun. Seiringan dengan tertangkapnya tersangka, terungkap pula siapa identitas korban.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan mengatakan korban diketahui bernama Heny Dewi Manapode, dan biasa dipanggil tante Heny asal Manado, Sulawesi Utara. "Korban usianya sudah 77 tahun, dia kelahiran 17 Desember 1936," kata AKBP Herry

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan pelaku, Suherman, 31 tahun, dibekuk aparat pada Kamis malam, 5 Desember 2013 di Jakarta. "Pembunuhannya di Jakarta tapi lokasi pembuangannya di Bogor," kata Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Jumat (6/12/2013).

Suherman diketahui sebagai terapis langganan korban. “Diketahui pelaku berprofesi sebagai terapis di Sanctum Plaza Senayan. Dan Korban merupakan langganannya,” kata Kabid Humas.

Dari hasil pemeriksaan juga terungkap jika Suherman, pelaku pembunuhan Tante Henny, ternyata menjalin hubungan asmara dengan korban.  “Dari keterangan sementara keduanya ini ada hubungan asmara atau pacaran,” kata Kombes Pol Rikwanto.

Sedangkan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul yang dihubungi wartawan, mengatakan selain Suherman yang dibekuk Jatanras Polda Metro Jaya, pihak Polda Jabar juga telah membekuk satu tersangka lainnya yaitu Suhanda alias Wanda, 27 tahun, yang turut serta membantu pembunuhan Tante Henny.

Kombes Pol Martinus menjelaskan peristiwa pembunuhan itu terjadi pada 30 Oktober 2013 sekira pukul 12.00 WIB. Saat itu korban meminta pacarnya, Suherman alias Tomy, yang berprofesi sebagai terapis untuk datang ke rumahnya di Jalan MPR Raya Nomor 22 Unit 16, Cilandak, Jakarta Selatan.

Suherman, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, hari itu sedang libur. Tetapi, dia akhirnya memenuhi permintaan Tante Henny. Ketika itu korban meminta tersangka memperpanjang liburnya untuk menemani korban.

“Tapi tersangka ini menolak, karena takut terkena teguran. Saat akan pulang, korban terus memaksa hingga akhirnya tersangka dilempar botol minyak urut,” kata dia, Jumat (6/12/2013).

Kesal lantaran dilempar minyak urut, Suherman langsung mengambil sebuah pisau buah di dapur. Namun saat akan menikam, Tante Henny berhasil menghindar. Hingga akhirnya pisau itu justru berbalik menusuk dada kirinya.

Tersangka pun langsung membabi buta menghujamkan pisau tersebut ke tubuh korban hingga 57 kali tusukan sampai akhirnya korban meninggal dunia.

Korban yang sudah tak bernyawa ini langsung diseret oleh tersangka ke kamar mandi, sekaligus membersihkan lukanya. “Saat itu tersangka pulang dan meminta bantuan temannya yang juga sekarang sudah menjadi tersangka, Suhanda alias Wanda, untuk membuang jasad korban,” jelasnya.

Untuk membuang jasad korban, keduanya pun membawa korban yang sudah dimasukkan ke sebuah koper ke sebuah mobil. Hingga akhirnya mobil mengarah ke Bogor.

Di saat itulah tersangka Suherman kembali meminta bantuan teman lainnya yang bernama Aep (DPO) untuk membantu membuang mayat dalam koper. “Oleh Aep ditunjukkan lokasi yang aman adalah dekat permakaman di aliran Sungai Ciruyo. Setelah sampai lokasi, Aep pun langsung pulang,” katanya.

Setelah ditinggal Aep, Suherman dan Suhanda pun menurunkan koper itu dan dibuang ke sungai dengan memberikan sebuah pemberat berupa dua buah karung berisi batu. Usai membuang, keduanya langsung pulang ke Jakarta. Kini petugas masih memburu Aep yang masih buron.
Kasus ini berhasil diungkap berkat kerja sama Polda Jabar, Polda Metro Jaya, dan Polres Bogor.

Seperti diketahui, sesosok mayat perempuan berkulit putih ditemukan di dalam koper di Kali Ciruyup, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 21 November 2013.

Mayat tersebut memiliki ciri-ciri berkulit putih, mata sipit, serta memiliki gigi palsu, tahi lalat di sekitar pusar, serta ada bandul pada kalungnya. Polisi juga menemukan 20 luka tusuk di sekujur tubuh perempuan itu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar