Rabu, 20 November 2013

Pelaku Penculikan WN China Ternyata TNI Gadungan

Kamis, 21 November 2013 11:02 WIB
PUSKOMINFO - Pihak kepolisian telah berkordinasi dengan pihak Pom TNI, bahwa dua orang tersangka penculikan WN China, ternyata bukanlah anggota TNI, melainkan gadungan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto mengatakan, setelah didatangkan Pom TNI dan bersama penyidik memeriksa tersangka yang mengaku oknum TNI. Hasilnya bahwa Andi Burhani dan Suparno bukan anggota TNI.

"Mereka hanya mengaku-ngaku saja, untk memperlancar aksinya," kata Kombes Rikwanto, Kamis (21/11/2013).

Ia menjelaskan, pelaku bernama Andi Burhani yang mengaku Kapten Inf (TNI AD) kesatuan Mabes TNI mengalami luka tembak, ternyata merupakan tukang service CCTV didaerah Cengkareng dan pistol yang digunakan jenis air soft gun.

"Begitu juga Suparno, yang mengaku anggota Yonserna Trikora yang mengalami luka tembak betis kanan, ternyata adalah pengangguran dan sering menyupiri Andi Burhani," ujarnya.

Kemudian, kata Kabid Humas, tersangka lainnya yaitu M Pendi, 41 tahun, pekerja swasta mengalami luka tembak pada kaki kanan, Budiman Ramdhani, 33tahun, pekerjaan Satpam dan Rohani, swasta 37 tahun.

"Mereka dalam pemeriksaan sudah melakukan 7 kali pemerasan dan perampokan. Barang bukti berupa 2 senjata api, uang Rp 21 juta, KTA TNI, sangkur, tali, HT, borgol dan lain-lain," tandasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar