Rabu, 13 Nopember 2013 11:36 WIB
PUSKOMINFO - Akibat sopir ugal-ugalan, Bus Koantas Bima 102 jurusan Ciputat-Tanah Abang pindah jalur dan menabrak sepeda motor di perempatan Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2013). Bus tersebut baru berhenti setelah tersangkut di sebuah taman.
Karena sopir dan kernet bus kabur, bus tersebut menjadi korban amuk massa hingga kaca-kacanya hancur berantakan.
Peristiwa itu berawal ketika bus Koantas Bima itu saling kejar-kejaran dengan bus yang sama jurusan dari arah Radio Dalam menuju Taman Puring, dengan kecepatan tinggi. Namun, saat melintasi perempatan Gandaria, bus bernomor polisi B 7412 DG yang sempat menerobos lampu merah itu hilang kendali hingga berpindah ke jalur yang berlawanan.
Saat itulah melaju sebuah sepeda motor yang dikendarai Sularso, warga Kebayoran Lama Selatan. Tabrakan pun tidak terhindarkan. Bus maut itu menabrak sepeda motor hingga ringsek dan korban cedera.
Ironisnya, mengetahui adanya korban, sang sopir dan kernet bus maut itu justru kabur. Sementara korban dibawa oleh warga ke rumah sakit terdekat dengan kondisi luka di bagian kepala.
Warga yang kesal kemudian merusak bus tersebut hingga hancur berantakan. Aksi massa berhenti setelah petugas kepolisian datang ke lokasi.
Guna penyelidikan lebih lanjut, bus maut dan sepeda motor korban dibawa ke kantor polisi. Kini kasus itu ditangani Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar