Kamis, 21 November 2013

Tiga Bandit Spesialis Pecah Kaca Mobil Dibekuk Resmob Polda Metro Jaya

Jumat, 22 November 2013 07:28 WIB  
PUSKOMINFO - Tiga bandit kawanan pencuri dengan modus memecahkan kaca mobil, dibekuk aparat Resmob Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Selasa (19/11/2013). Salah satu pelaku terpaksa ditembak kakinya karena mencoba melawan saat dibekuk petugas.

Tiga kawanan pelaku yang dibekuk yakni IIN, 25 tahun, HAS alias Kakak, 42 tahun dan SU alias YA, 25 tahun. Tersangka IIN terpaksa ditembak petugas di kaki kirinya karena mencoba melawan saat dibekuk. Sementara satu orang anggota kawanan ini yakni GI alias IM masih buron dan dalam pengejaran petugas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/11/2013) menuturkan kawanan pencuri spesialis pecah kaca mobil ini sudah beraksi sejak tahun 2006 lalu dan sebagian besar aksinya dilakukan di wilayah Jabodetabek.

Setiap beraksi mereka selalu menggunakan sepeda motor Satria FU dengan berboncengan. Dari pemeriksaan, para bandit ini mengaku sudah beraksi sedikitnya 32 kali di wilayah Jabodetabek dan menyasar sejumlah tempat parkir mobil yang terbuka. Diantaranya di RS Dharmais, Jakarta Barat; di Ancol, Jakarta Utara; di wilayah Cakung, TMII, Kampus UNJ Rawamangun, Cibubur dan Pondokbambu untuk di Jakarta Timur; Manggarai, Jakarta Selatan; RSCM dan Pasar Kenari di Jakarta Pusat; Depok; Pondok Gede, Kranggan, Bantar Gebang, Pekayon di Bekasi; Cibinong dan Cileungsi di Bogor serta di Cimahi, Jawa Barat.

Menurut Kabid Humas, dalam setiap aksinya kawanan ini selalu memonitor dan memantau mobil yang akan disasar terlebih dahulu. "Jika dirasa di dalam mobil ada barang berharga yang bisa diambil seperti laptop, HP, perhiasan atau lainnya, maka mereka beraksi," kata Kabid Humas.

Selain itu, katanya, kawanan ini juga selalu menyasar kendaraan yang tidak dilengkapi alarm. Mereka selalu beraksi dalam waktu sangat singkat yakni hanya sekitar 1 menit.

Terungkapnya kawanan ini berawal dari laporan korban Neng Dini atas tindak pencurian barang berharga di mobilnya saat diparkir di kawasan Alternatif Cibubur tepatnya di samping BCA Bekasi pada 16 November 2013 lalu. "Saat itu korban kehilangan tas berisi HP dan Blackberry," kata Kabid Humas.

Dari olah TKP, saat kejadian itu diketahui pelaku empat orang dan mengendarai 2 sepeda motor Suzuki Satria FU. Cara kerja pelaku yakni SU alias YA berboncengan dan GI alias IM sementara HAS alias kakak berboncengan dengan IIN.

SU dan GI standby diatas motor setelah menentukan sasaran, lalu IIN beraksi memecahkan kaca mobil dengan mencongkelnya serta mengambil barang berharga korban.

Sementara HAS mengawasi keadaan dan siaga membonceng IIN usai beraksi baik berhasil menggasak barang berharga ataupun tidak.

Kabid Humas menjelaskan kawanan spesialis pecah kaca mobil ini kerap meresahkan warga Jakarta dan sekitarnya. "Kami banyak menerima laporan tentang pencurian dengan modus ini," ujarnya.

Untuk 32 aksi yang dilakukan pelaku, kata Kabid Humas, pihaknya masih melakukan inventarisir nilai atau jumlah total barang berharga yang digasak pelaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar