Jumat, 08 November 2013

Selama Buron Pembunuh Holly Sembunyi di Kuburan dan Gua di Ujung Kulon Banten

Jumat, 8 Nopember 2013 15:02 WIB
PUSKOMINFO - Satu pembunuhan Holly Angela Hayu, Pago Satria Permana, 41 tahun, ditangkap aparat Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Dia dibekuk pagi tadi di Kampung Ciseket, Pandeglang, Banten.

Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Herry Heryawan mengatakan, selama pelarian Pago bersembunyi di tempat-tempat sepi.

"Dia kabur ke Ujung Kulon, Banten setelah Holly terbunuh. Dia juga selalu berpindah tempat persembunyian," kata AKBP Herry Heryawan, Jumat 8 November 2013.

Kanit V Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Antonius Agus, menambahkan selama di Ujung Kulon, Pago berada di kuburan dan gua-gua di hutan. "Dia selalu jalan kaki kalau ke luar-masuk hutan," kata Kompol Agus.

"Ketika tidur di kuburan, Pago selalu berdoa kepada kuburan agar tidak pernah ditangkap Polisi, bahkan Pago dan Ruski (yang masih buron) sempat memotong kambing 2 ekor agar selamat dan tidak ditangkap polisi dalam pelariannya," jelas Kompol Agus.

Saat ini Pago sudah berada di Mapolda Metro Jaya untuk diperiksa. Pago diduga salah satu dari lima pelaku pembunuhan yang disewa Gatot Supiartono, pejabat eselon I Badan Pemeriksa Keuangan, yang juga suami siri Holly.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar